Breaking News:

PON XX Papua

Rejeki PON XX Papua, Petronela Merauje Raup Rp 15 Juta Selama Jualan di Venue Dayung

Berkah penyelenggaraan momen PON Papua, penjual pernak-pernik oleh-oleh khas Papua, Petronela Merauje mendapatkan penghasilan Rp 15 juta.

Penulis: Aldi Bimantara | Editor: Roy Ratumakin
Tribun-Papua.com/Aldi Bimantara
PON XX PAPUA - Salah satu penjual cenderamata dan souvenir khas Papua di pelataran Venue Dayung Teluk Youtefa, mama Petronela Meraudje dapat Rp 15 juta selama berjualan, Selasa (12/10/2021). 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Aldi Bimantara

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Berkah penyelenggaraan momen Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua, penjual pernak-pernik oleh-oleh khas Papua, Petronela Merauje mendapatkan penghasilan Rp 15 juta.

Hal itu diungkapkannya dengan nada bahagia saat ditemui Tribun-Papua.com di lapak dagangannya, pelataran Venue Dayung Teluk Youtefa Selasa (12/10/2021).

"Kita sudah dari tanggal 27 atau 29 September seingat saya, ini saya sudah dapat Rp 15 juta," ucapnya.

Baca juga: Mantan Kades di Purwokerto Nekat Curi Mobil Bak Sampah Desa, Ternyata Gara-gara Ini

Dirinya mengakui Venue Dayung di Teluk Youtefa merupakan salah satu venue teramai oleh pengunjung, yang diyakininya sebagai salah satu penyebab jualan UMKM lebih laris.

Berdasarkan pantauan Tribun-Papua.com, UMKM Petronela Merauje menjajakan berbagai item-item khas Papua, yang dapat dijadikan oleh-oleh bagi para kontingen PON XX, mulai dari Tas Noken, Mahkota khas Papua, Kalung Gigi Buaya, baju kaos, topi kulit kayu, dan aksesoris khas lainnya.

Dalam kesempatan itu, Petronela juga menyebutkan jika harga yang dijual oleh UMKM miliknya, relatif murah dibandingkan yang lainnya.

"Untuk Tas Noken kalau punya saya ini, kisaran harga Rp 50.000 sampai Rp 300.000," sebutnya.

Sementara untuk Mahkota khas Papua dijual dengan harga Rp 150.000 untuk ukuran kecilnya, dan Rp 300.000 bagi ukuran besar.

Baca juga: 22 Tahun Papua Barat Lahir, Tim 315: Kami Telah Berjuang Tetapi Sekarang Jadi Penonton

Berbagai aksesoris milik UMKM Petronela Merauje, dijual Rp 10.000 sampai Rp 100.000 tergantung motifnya.

Sementara, produk khas dari UMKM Petronela Merauje yakni aksesoris Kalung Gigi Buaya dibanderol Rp 100.000 sampai Rp 200.000, tergantung ukurannya.

Kemudian untuk Topi Kulit Kayu berwarna cokelat, harganya Rp 100.000.

Baca juga: Pengakuan Mahasiswi Edarkan Ganja di Kampus, Keuntungan Rp 1,5 Juta untuk Bayar Biaya Kuliah

Bagi pengunjung yang ingin mendapatkan koleksi baju kaos dengan khas motif dari Bumi Cenderawasih, UMKM Petronela Merauje menjual berbagai kaos dari kisaran harga Rp 100.000 sampai Rp 150.000.

Sekadar diketahui, di Venue Dayung Teluk Youtefa terdapat 13 UMKM yang dilibatkan oleh otoritas terkait, sebagai pemenuhan kebutuhan oleh-oleh, souvenir, dan cenderamata bagi kontingen PON XX Papua. (*)

Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved