Breaking News:

Papua Terkini

UMKM-IKM Serhar Wani Jual Hasil Karya Serba Rajutan dari Topi Hingga Anting

Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Industri Kecil Menengah (IKM) Serhar Wani di sekitaran Venue Badminton, menjual hasil karya serba rajutan.

Penulis: Nadila Larajina | Editor: Roy Ratumakin
Tribun-Papua.com/Nadila Larajina
UMKM-IKM Serhar Wani di sekitaran venue badminton. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Nadila Larajina

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Industri Kecil Menengah (IKM) Serhar Wani di sekitaran Venue Badminton, menjual hasil karya serba rajutan.

Mulai dari tas rajut selempang hingga tas rajut ransel.

"Ini rajutan, hasil tangan, ada tas rajut selempang dan tas ransel dari hasil rajutan, ada topi rajut, anting, bros juga ada," kata satu di antara kelompok Serhar Wani, Ruth Netty Iwo, Selasa (12/10/2021).

Baca juga: HUT Papua Barat ke 22 Tahun, Dominggus Mandacan: Buah dari Perjuangan Banyak Pihak

Kata Ruth, untuk harga tas bervariasi, tergantung ukuran dan dan motif tasnya.

"Harga tas mulai dari Rp 75 ribu hingga Rp 500 ribu," jelasnya.

Lanjut dia, untuk harga topi Rp 150 ribu, kemudian, anting dan bros masing-masing harganya Rp 10 ribu.

Ia menjelaskan, untuk pendapat per hari tidak menentu.

"Biasanya yang terjual dalam satu hari kadang satu noken, kadang tiga, 5 noken," ujarnya.

Ruth mengatakan, standnya rame dikunjungi calon pembeli jika ada pertandingan atau orang yang akan pulang kampung besoknya. "Kalau ada yang mau pulang besok, biasanya mereka datang lihat-lihat, untuk oleh-oleh," katanya.

Lanjut Ruth, stand ini buka sejak pukul 08.00 WIT hingga 18.00 WIT.

Baca juga: Pengakuan Mahasiswi Edarkan Ganja di Kampus, Keuntungan Rp 1,5 Juta untuk Bayar Biaya Kuliah

"Mulai jualan sejak awal pertandingan badminton, yaitu pada 5 Oktober 2021.

Ruth sangat senang dengan adanya PON di Papua.

"Sebuah penghargaan, jadi satu kebanggan juga, mengenalkan kita di sini (Papua), mengubah stigma juga dan membantu ekonomi mama-mama atau anak-anak muda yang UMKM," ujarnya.

Ruth ingin, saat penutupan PON nanti, standnya bisa ikut meramaikan di sekitaran area Stadion Lukas Enembe. (*)

Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved