Breaking News:

Kata Polisi soal Pedagang Sayur Jadi Tersangka Seusai Dianiaya di Pasar: Korban juga Pelaku

Sosok pedagang sayur Litiwari Iman Gea yang ditetapkan polisi sebagai tersangka penganiayaan menyita perhatian publik.

Editor: Claudia Noventa
HO/Tribun-Medan.com
LWG (kanan), pedagang sayuran yang berada di pajak Gambir saat dianiaya oleh preman bernama Beny (kiri), Minggu (5/9/2021) lalu. Terbaru, Beny selaku pelaku penganiayaan justru melaporkan balik korban gara-gara memberontak saat dipukuli. 

TRIBUN-PAPUA.COM - Sosok pedagang sayur Litiwari Iman Gea yang ditetapkan polisi sebagai tersangka penganiayaan menyita perhatian publik.

Hal ini karena beredar video ia dianiaya sejumlah orang di pasar namun berbuntut menjadi tersangka.

Diketahui penganiayaan ini terjadi di Pasar Gambir Kecamatan Percut Seituan, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara.

Kata polisi mengatakan Litiwari juga melakukan tindakan kekerasan sehingga ditetapkan sebagai tersangka.

Baca juga: Kronologi BNN Gerebek Kampus hingga Mahasiswi Jadi Tersangka Pengedar Ganja bersama 2 Orang Lainnya

Baca juga: Pria di Mamasa Ditangkap Polisi saat Lamar Istri Siri, Ternyata Dilaporkan Remaja yang Dihamilinya

"Itu ada 2 kejadian. Di satu sisi dia sebagai korban, di satu sisi lain dia juga melakukan penganiayaan," terang Kasat Reskrim Polrestabes Medan dikutip Tribunnews dari Tribun Medan,  Jumat (8/10/2021).

Sementara preman yang menganiaya Gea, kata Rafles sudah ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka.

"Iya ditangkap juga. Sudah jadi tersangka," katanya.

Diketahui dalam kasus tersebut, polisi menetapkan 2 tersangka.

"Iya (ada 2 tersangkanya)," tandasnya.

Terpisah, Kapolsek Percut Seituan, AKP Jan Piter Napitupulu mengatakan pihaknya belum menahan Gea dan hanya menetapkannya sebagai tersangka.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved