Breaking News:

Kisah Suppaemi, TKW Terancam Hukuman Mati di Malaysia, Disangka Terikat Sindikat Internasional

Seorang tenaga kerja wanita (TKW) asal Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar) di Malaysia, terancam eksekusi mati.

Hasan Basri
Anak TKW memperlihatkan foto ibunya - Seorang tenaga kerja wanita (TKW) asal Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar) di Malaysia, terancam eksekusi mati. 

TRIBUN-PAPUA.COM - Seorang tenaga kerja wanita (TKW) asal Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar) di Malaysia, terancam eksekusi mati.

Yakni Sappeami berusia 35 tahun, terjebak oleh sindikat Narkoba Internasional, disangka membawa satu kilogram sabu.

Kini keluarga menanti dan berharap bantuan dari pemerintah agar Sappeami lolos dari hukuman mati.

TKW polman
Anak TKW memperlihatkan foto ibunya

Baca juga: Bonus Rp 1 M dari Lukas Enembe Kepada Atlet PON Papua Peraih Emas Dipastikan Benar

Baca juga: Ayah Sebut Anaknya Tewas Terjatuh saat Main Layanan, saat Makam Dibongkar Terungkap Fakta Lain

Keluarga Sebut Sappeami Hanya Korban

Sappeami adalah warga Desa Landi Kanusuan, Kecamatan Mapilli, Kabupaten Polman.

Orangtua korban Bicci (60) tahun mengatakan, anaknya tersebut merupakan korban sindikat internasional.

Karena kondisi ekonomi, ia dimanfaatkan para pelaku sindikat untuk membawa narkoba ke Indonesia.

"Ada orang yang titip, kalau bisa lolos akan dikasih uang ratusan juta, " ujar Bicci sambil mengusap air matanya saat ditemui wartawan, Senin (11/10/2021).

Bicci tidak menyangka anaknya akan berurusan dengan penegak hukum di Malaysia.

Menurut Bicci, anaknya ditangkap Kepolisian Malaysia pada bulan lalu.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved