Kisah Suppaemi, TKW Terancam Hukuman Mati di Malaysia, Disangka Terikat Sindikat Internasional

Seorang tenaga kerja wanita (TKW) asal Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar) di Malaysia, terancam eksekusi mati.

Hasan Basri
Anak TKW memperlihatkan foto ibunya - Seorang tenaga kerja wanita (TKW) asal Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar) di Malaysia, terancam eksekusi mati. 

"Pada saat itu memang butuh uang untuk pulang karena belum dapat gaji, " ucapnya.

Baca juga: Kata Polisi soal Pedagang Sayur Jadi Tersangka Seusai Dianiaya di Pasar: Korban juga Pelaku

Baca juga: Makam Bocah 13 Tahun yang Disebut Tewas Terjatuh Kembali Dibongkar, Terungkap Ternyata Dianiaya Ayah

Keluarga Harap Ada Keringanan Hukuman

Bicci (60) warga Desa Kandi Kanusuan, Kecamatan Mapilli, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, tak kuasa menahan air matanya.

Ia menangis dan bersedih memikirkan nasib putrinya.

Putrinya terancam dieksekusi mati di Malaysia karena diduga terjebak kasus narkoba.

Anaknya bernama Sappeami berusia 35 tahun ditangkap Polisi Malaysia pada bulan lalu karena kedapatan membawa narkoba sebanyak satu kilogram.

Narkoba milik seorang yang diduga jaringan internasional yang dititipkan kepada Sappeami untuk diselundupkan ke Indonesia dengan iming iming uang ratusan juta.

"Ada orang yang titip, kalau bisa lolos akan dikasih uang ratusan juta, " ujar Bicci sambil mengusap air matanya saat ditemui wartawan, Senin (11/10/2021).

TKW asal polman 2
Bicci, orang tua TKW asal Polman yang terancam eksekusi mati

Bicci pertama kali mendapatkan kabar penangkapan anaknya dari Polisi Malaysia melalui telepon beberapa waktu lalu.

Kabar itu kemudian dibenarkan suami putrinya yang sementara berada di Malaysia.

Bicci berharap putrinya bisa diberikan keringanan hukuman dan tidak sampai dieksekusi mati.

Mereka mengaku anaknya tersebut hanyalah seorang korban dari sindikat narkoba.

Ia juga berharap pihak pemerintah Indonesia memberikan bantuan hukum kepada anaknya yang sementara menjalani proses hukum di Malaysia.

"Ia sementara dalam proses sidang, " tambah suami dari Bicci.

Baca juga: Bonus Rp 1 M dari Lukas Enembe Kepada Atlet PON Papua Peraih Emas Dipastikan Benar

Baca juga: Kebakaran Ruko 3 Lantai di Abepura Diduga Dipicu Korsleting Listrik 

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved