Breaking News:

Makam Bocah 13 Tahun yang Disebut Tewas Terjatuh Kembali Dibongkar, Terungkap Ternyata Dianiaya Ayah

Terungkap, bocah 13 tahun berinisial IKS ternyata tewas setelah dianiaya ayah kandungnya, INK.

Editor: Claudia Noventa
ladbible.com
ILUSTRASI - Terungkap, bocah 13 tahun berinisial IKS yang berasal dari Karangasem, Bali, ternyata tewas setelah dianiaya ayah kandungnya, INK. 

TRIBUN-PAPUA.COM - Terungkap, bocah 13 tahun berinisial IKS yang berasal dari Karangasem, Bali, ternyata tewas setelah dianiaya ayah kandungnya, INK.

Padahal, IKS sempat disebutkan tewas lantaran jatuh saat bermain layang-layang dengan adiknya.

Hal itu terungkap setelah polisi menerima hasil autopsi dari RSUP Sanglah Denpasar, Minggu (10/10/2021).

Baca juga: Kebakaran Ruko di Abepura Dipadamkan Total Damkar, Margaretha: Api Sempat Berkobar

Baca juga: Meski Kecewa, Kapten Voli Putra DKI Jakarta Bersyukur Bawa Pulang Medali Perak

Hasil autopsi tersebut menjadi dasar polisi mendalami dugaan penganiayaan yang dilakukan INK kepada anaknya.

Kapolres Karangasem AKBP Ricko Abdillah Andang Taruna mengatakan, INK saat ini sudah ditetapkan sebagai tersangka.

"Dari hasil petunjuk, bukti, saksi ahli memang mengatakan bahwa ada tindak kekerasan yang diduga dilakukan salah satu orang tuanya sehingga sudah kita naikkan statusnya (ayahnya) sebagai tersangka," kata Ricko saat dihubungi, Selasa (12/10/2021).

Diketahui, autopsi dilakukan seusai makam IKS dibongkar karena pihak keluarga menemukan kejanggalan adanya luka lebam di tubuh korban.

Pembongkaran itu dilakukan atas pengaduan dan izin pihak keluarga pada Selasa (5/10/2021).

"Sekarang kita masih proses pendalaman untuk mencocokan kembali, mungkin rekontruksi melihat situasi gambaran di rumahnya," ucap Ricko.

Ia mengatakan, IKS meninggal pada September lalu. Jenazahnya dikubur oleh orang tuanya didampingi sejumlah anggota keluarga.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved