Breaking News:

PON XX Papua

Peminat Noken Kelelawar Saat PON XX Papua Cukup Meningkat

Pemilik Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Wadomu Art, Maryana Rumbiak (26), akui Noken Kelelawar miliknya cukup diminati saat PON.

Tribun-Papua.com/Patricia Bonyadone
Pemilik Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Wadomu Art, Maryana Rumbiak (26) menunjukkan Noken Kelelawar khas Papua. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Tirza Bonyadone

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2021 menjadi ajang memperkenalkan budaya Papua kepada para tamu, atlet hingga ofisial yang datang pada setiap klaster.

Setiap suvenir berupa gantungan kunci, koteka hingga batik Papua pun laris manis.

Tak hanya itu, noken yang merupakan satu di antara simbol budaya Papua menarik minat pembeli.

Pemilik Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Wadomu Art, Maryana Rumbiak (26), akui Noken Kelelawar miliknya cukup diminati saat PON.

Baca juga: Kilas Balik Final PON 1993: Gol Kontroversi David Saidui Hancurkan Perlawanan Aceh 3-6 Papua.

“Noken Kelelawar berwarna kuning coklat ini memang paling diminati, karena cukup menggambarkan keindahan Cenderawasih,” ungkapnya kepada Tribun-Papua.com, Rabu (13/10/2021).

Hal itu ia sampaikan bukan tanpa alasan, mengingat banyak yang menyebutkan tas tersebut “Noken Cenderawasih”.

Sementara itu, untuk harganya sendiri relatif murah dari Rp 150 ribu hingga Rp 200 ribu.

Baca juga: Bonus Rp 1 M dari Lukas Enembe Kepada Atlet PON Papua Peraih Emas Dipastikan Benar

“Yang membedakan itu ada di coraknya polos dan berwarna. Kalau yang Noken Kelelawar Cenderawasih ini Rp 200 ribu, sedangkan yang biasa kami kasih Rp 150 ribu saja,” jelas Maryana saat diwawancarai Tribun_-Papua.com di venue angkat besi.

Selain itu, rumbai-rumbai yang terpasang di tas tersebut membuat pembeli semakin banyak. 

“Kami gunakan benang wol dan pembuatannya hanya memerlukan satu hari saja. Saat ini pun hanya memproduksi 100 Noken Kelelawar,” pungkas wanita yang berdomisili di Abepura. (*)

Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved