Breaking News:

Kunker Wapres Maruf Amin

Bahas Sejumlah Masalah, Wapres Ma'ruf Amin Kunjungi Manokwari Papua Barat

Wakil Presiden Republik Indonesia, Ma'ruf Amin mengatakan kunjungannya hari ini ke Kabupaten Manokwari, Papua Barat, guna membahas sejumlah masalah

Tribun-Papua.com/Safwan Ashari Raharusun
Wakil Presiden Republik Indonesia, Ma'ruf Amin, Gubernur Papua Barat, dan sejumlah pejabat negara saat menggelar jumpa pers 

Laporan Wartawan TribunPapuaBarat.com, Safwan Ashari Raharusun

TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Wakil Presiden Republik Indonesia, Ma'ruf Amin mengatakan kunjungannya hari ini ke Kabupaten Manokwari, Papua Barat, guna membahas sejumlah masalah. Salah satunya yakni percepat pembangunan di Papua Barat.

Dia mengatakan, langkah ini juga seirama dengan Instruksi Presiden (Inpres) nomor 9 tahun 2010, dan Undang-undang Otonomi Khusus (UU Otsus).

Baca juga: 1 Hari Jelang Penutupan, Marciano Norman Klaim PON Papua Berjalan Sesuai Rencana

Dalam kunjungan di Manokwari, Wapres juga membawa sejumlah pejabat lain, seperti Menteri Dalam Negeri, Menkopolhukam, Bapenas, Menteri Kelautan dan Perikanan, Menteri Ketenagakerjaan, dan Menteri UMKM.

Baca juga: Bunuh Pria di Hotel di Medan, Pelaku Akui Emosi: Dia Mau Melakukan Hubungan, tapi Kami Laki-laki

"Sehingga, kita bicarakan langka-lanka yang nantinya akan dituangkan dalam rencana induk pembangunan di Papua,"kata Ma'ruf saat menggelar jumpa pers, Kamis (14/10/2021).

Nantinya, kata dia, langkah tersebut akan menjadi acuan dalam upaya pembangunan di Papua secara cepat.

"Akan kita lakukan pengawasan dan pembinaan secara intensif, supaya sasarannya betul-betul tepat,"ujarnya.

Baca juga: Anaknya Koma di RS setelah Dikeroyok Temannya di Sekolah, Ibu Korban: Katanya Lehernya Sakit

Ia berharap, semua pihak (Pemerintah, Pemuda, dan Masyarakat) yang ada di Papua Barat, mendukung langkah tersebut.

5 Daerah Kemiskinan Ekstrem

Selain itu, kunjungan ini juga membahas percepat penanganan kemiskinan ekstrem di Papua Barat, tahun 2021.

"Untuk Papua Barat ini ditargetkan ada lima kabupaten kota, yang menjadi fokus pembangunan,"katanya.

Baca juga: Ini Harapan Gisella dan Icha, Duo Atlet Menembak Sulut Setelah Sumbang Medali PON XX Papua

Ma'ruf menyebut kini hanya lima daerah di Papua Barat. "Sisanya yang hanya kemiskinan biasa akan kita selesaikan, sampai dengan tahun 2024,"ujar Ma'ruf.

Tak hanya itu, Ma'ruf juga mengaku untuk wilayah Papua Barat, jumlah orang miskin mencapai 21 persen.

Baca juga: Klasemen Sementara Medali PON XX Papua 14/10 Jam 15:15 WIB, Jawa Barat Juara Umum PON Papua

"Ini adalah bagian dari upaya mensejahterakan masyarakat, dan menekan jumlah orang-orang miskin baik yang ekstrem maupun biasa,"tambah dia.(*)

Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved