Breaking News:

Covid19

Ketua Kadin Sebut Aplikasi PeduliLindungi Jadi Senjata Melawan Pandemi Bagi Sektor Ekonomi

Ada dua peperangan yang kami hadapi. Satu adalah perang melawan pandemi, yang kedua adalah perang ekonomi

Editor: M Choiruman
Tribunnews.com
Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia, Arsjad Rasjid, dalam virtual Dialog Produktif Kabar Kamis FMB9 bertajuk 'Aplikasi PeduliLindungi untuk Semua', Kamis (14/10/2021).  

Terkait hal ini, tiap individu akan diketahui status hasil scannya, jika ia mendapatkan warna hijau, maka akan ada kelonggaran yang diberikan dalam menjalankan 6 aktivitas utama.

"Misalnya kalau kita scan hasilnya hijau, ya kita bisa duduk di restoran dalam ruangan, satu meja bisa berempat dan makannya boleh 90 menit," papar Budi Gunadi.

Jelang Penutupan PON XX, Pedagang Baju di Stadion Lukas Enembe Tawarkan Harga Perlusin

Namun jika memiliki status scan kuning atau merah, maka individu tersebut harus duduk di luar restoran atau di udara terbuka, satu meja pun hanya diizinkan berdua dan hanya boleh duduk selama 45 menit.

"Itu adalah contoh-contoh dari fungsi-fungsi aplikasi Peduli Lindungi, baik untuk skrining atau tracing maupun untuk protokol kesehatan. Itu nantinya bisa kita jalankan dan membantu untuk memudahkan hidup kita menjalankan protokol kesehatan di aktivitas-aktivitas utama," pungkas Budi Gunadi.

Aplikasi ini kini telah terintegrasi dengan 15 aplikasi meliputi Gojek, Grab, Tokopedia, Traveloka, Tiket.com, Dana, Livin' by Mandiri, Cinema XXI, Link Aja, GOERS, Jaki, BNI Mobile, M-Cash, Shopee dan Loket.com. (*)

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved