Breaking News:

Kunker Wapres Maruf Amin

Masuk Kategori Miskin, Lima Daerah di Papua Barat Jadi Prioritas Pembangunan

Sebanyak lima daerah di Provinsi Papua Barat, hingga kini masuk dalam kategori kemiskinan ekstrem.

Tribun-Papua.com/Safwan Ashari Raharusun
Wakil Presiden Republik Indonesia, Ma'ruf Amin, Gubernur Papua Barat, dan sejumlah pejabat negara saat menggelar jumpa pers 

Laporan Wartawan TribunPapuaBarat.com, Safwan Ashari Raharusun

TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Sebanyak lima daerah di Provinsi Papua Barat, hingga kini masuk dalam kategori kemiskinan ekstrem.

Demikian disampaikan Wakil Presiden Republik Indonesia, Ma'ruf Amin saat bertandang di Manokwari, Provinsi Papua Barat.

Baca juga: Sosok Eduard Ivakdalam, Legenda Persipura yang Kini Jadi Pelatih Tim Papua hingga Sabet Emas di PON

Dia mengatakan, Papua Barat merupakan provinsi ke tujuh yang diprioritaskan untuk dikunjungi oleh Wakil Presiden.

"Papua Barat ada lima daerah yang masuk kategori kemiskinan ekstrem, seperti Kabupaten Teluk Wondama, Teluk Bintuni, Tambrauw, Maybrat dan Kabupaten Manokwari Selatan,"kata Ma'ruf, Kamis (14/10/2021).

Baca juga: Teriakan Histeris Ibu di Deliserdang Lihat Anaknya Dianiaya Polisi: Kenapa Bapak Pukuli? Ini Anakku

Dalam kunjungannya, kelima kepala daerah di wilayah prioritas penanggulangan kemiskinan di Provinsi Papua Barat tahun 2021, ikut hadir.

Wapres menyebut, anggaran bukan isu utama.

Lanjut dia, untuk sementara anggaran Kementerian, Lembaga dan Pemerintah Daerah cukup besar.

Baca juga: Papua Juara Sepakbola, Bonus Satu Miliar dari Freeport

"Tantangan terbesar saat ini adalah bagaimana membuat program-program tersebut konvergen dan terintegrasi hingga ke sasaran yang sama,"ujarnya.

"Konvergensi ini penting untuk memastikan berbagai program terintegrasi mulai dari saat perencanaan, hingga implementasi di lapangan,"katanya.

Baca juga: Jawa Barat Sabet 8 Medali Emas di Cabor Angkat Berat PON XX Papua

Dalam kesempatan tersebut, pihaknya meminta kepada Gubernur dan seluruh Bupati di wilayah prioritas Papua Barat, harus bekerja keras.

"Semuanya harus memastikan seluruh rumah tangga miskin ekstrem di wilayahnya mendapatkan seluruh program,"ujar Ma'ruf.

Baca juga: Ketua Kadin Sebut Aplikasi PeduliLindungi Jadi Senjata Melawan Pandemi Bagi Sektor Ekonomi

Ia menambahkan, tinggal tiga bulan lagi akan disiapkan bantuan berupa tambahan uang tunai, khususnya untuk rumah tangga miskin ekstrem di lima kabupaten prioritas di Papua Barat.(*)

Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved