PON XX Papua

Penonton Final Sepak Bola PON Membludak, Ini Respons Cepat Petugas Keamanan untuk Redam Situasi

Masyarakat Papua begitu antusias untuk menyaksikan laga final sepak bola PON XX Papua yang mempertemukan tuan rumah yakni tim Papua melawan Aceh.

Editor: Claudia Noventa
PON XX PAPUA/JERRY ARVINO
Petugas keamanan mengatur warga yang sempat tertahan di gerbang Stadion Mandala Jayapura untuk menempati tempat duduk di tribune penonton pada laga final Papua vs Aceh, Kamis (14/10/2021). 
TRIBUN-PAPUA.COM - Masyarakat Papua begitu antusias untuk menyaksikan laga final sepak bola PON XX Papua yang mempertemukan tuan rumah yakni tim Papua melawan Aceh, pada Kamis (14/10/2021).
Persaingan sengit di laga terakhir itu memang sudah diprediksi akan membuat penonton membludak hingga pihak keamanan harus bereaksi cepat untuk menangani situasi saat bigmatch, yang digelar di Stadion Mandala Kota Jayapura tersebut.
Dipimpin langsung Kapolda Papua Irjen Pol Mathius D Fakhri, para personel kepolisian bersikap responsif dan memberikan izin masuk kepada mereka yang telah berada di area stadion.
Para penonton yang berupaya masuk ke Stadion Mandala Jayapura jelang laga final sepak bola putra di mana Papua menghadapi tim Aceh pada Kamis (14/10/2021).
Para penonton yang berupaya masuk ke Stadion Mandala Jayapura jelang laga final sepak bola putra di mana Papua menghadapi tim Aceh pada Kamis (14/10/2021). (PON XX PAPUA/JERRY ARVINO)

Baca juga: SEDANG BERLANGSUNG Live Streaming Final Sepak Bola Putra PON: Papua Vs Aceh, Cek Linknya

Baca juga: Max Karubaba: PB PON Harus Sampaikan Kejelasan Perihal Undangan Closing PON XX

Sebelum hari laga, Ketua Umum KONI Pusat Marciano Norman mengatakan laga final PON tersebut mengatakan pihak panitia hanya akan membuka maksimum 50 persen kapastias stadion untuk penonton.

Namun, ia juga mengatakan bahwa situasi adalah cair tergantung kondisi dan situasi di lapangan mengingat animo tinggi masyarakat Papua.

Benar saja, laporan pandangan mata dari lokasi menunjukkan para penonton masih memaksa masuk gerbang sesaat sebelum kickoff.

Di tengah teriknya Kota Jayapura, venue laga Stadion Mandala Kota Jayapura terpantau dipadati gelombang suporter sejak pukul 12.00 WIT.

Padahal, kickoff final baru dimulai pada pukul 16.30 WIT.

Para penonton yang belum juga bisa masuk hingga sebelum kickoff terus memaksa pihak panitia dan keamanan untuk membuka pintu.

Akhirnya, pihak keamanan berdasarkan instruksi Kapolda Irjen Pol Mathius D. Fakhir langsung di lokasi mengizinkan para penonton masuk dengan pihak keamanan dan panitia mengatur tempat duduk.

Mereka sendiri tidak mengeluarkan biaya untuk menonton laga ini asalkan sudah bisa memberi bukti telah divaksin dua kali.

"Pihak keamanan cepat tanggap melihat penumpukan penonton di gerbang," tutur Jerry Arvino, Match Commentator PON XX Papua 2021 yang hadir di laga tersebut kepada Kompas.com.

"Mereka responsif dalam mencairkan suasana. Walaupun banyak orang di dalam stadion, protokol tetap dijaga dan selalu ada space bangku kosong di antara penonton."

Baca juga: Klasemen Sementara Medali PON XX Papua 14/10 Jam 15:15 WIB, Jawa Barat Juara Umum PON Papua

Marciano Norman memang telah menjelaskan kendati ada pembatasan penonton di venue final, keputusan terakhir terkait penonton berada di pihak keamanan.

"Kita harus lihat situasi, kadang animo masyarakat yang terlalu banyak, kami berunding dengan petugas Kepolisian. Ada berbagai pertimbangan yang nanti tentunya keputusan itu ada pada Kapolda," jelas Marciano.

Dalam rangka menghindari kerumunan di sekitar stadion, KONI juga berencana memasang layar-layar besar di beberapa titik yang diharapkan bisa menekan kehadiran masyarakat di stadion.

"Karena kami mencoba untuk membuat, layar-layar lebar di luar, di beberapa tempat, sehingga mereka semua tidak harus datang ke stadion," kata Marciano.(*)

Berita terkait lainnya

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Final PON Papua, Respons Cepat Petugas Keamanan di Tengah Membludaknya Animo Penonton

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved