Breaking News:

PON XX Papua

Tim Loncat Indah kalsel Akui Keunggulan Lawan di Faktor Tingkat Kesulitan Loncatan

Kiprah tim loncat indah Kalimantan Selatan di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2021 masih menemui batu terjal.

Tribun-Papua.com/Tribun Network
LONCAT INDAH - Ryan Fadillah dan M Fadil di nomor synchro papan 3 meter putra. (Amirul Yusuf) 

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Kiprah tim loncat indah Kalimantan Selatan di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2021 masih menemui batu terjal.

Ketiga atlet loncat indah, Siti Kinansih, Muhammad Fadhil dan Muhammad Ryan Fadillah masih kesulitan bersaing dalam perlombaan yang berlangsung di venue akuatik Kawasan Stadion Lukas Enembe, Kabupaten Jayapura.

Namun, meski secara hasil belum memuaskan, pelatih tim loncat indah Kalsel, Dwi Mariastuti mengaku cukup puas melihat performa anak asuhnya di ajang PON XX 2021 kali ini.

Hal itu terlihat dari pengamatannya yang melihat bahwa secara kesuluruhan aksi anak asuhnya sudah cukup baik.

Baca juga: Menpora Amali Tak Lupa Doakan Tim Bulutangkis Indonesia di Piala Thomas dan Uber Cup 2021

“Untuk hasil saya kira sudah maksimal, dari loncatan pun tidak begitu jelek, akan tetapi mereka masih tertinggal dari segi faktor kesulitan loncatan,” ungkapnya pada Rabu (13/10/2021).

Dwi menjelaskan bahwa faktor kesulitan loncatan adalah tingkat kesulitan gerakan yang ditampilkan atlet saat beraksi.

"Yang kami lihat faktor kesulitan daerah lain memang lebih tinggi, jadi meski loncatan kita bagus bahkan sempurna, tetap akan kalah dengan atlet yang menampilkan tingkat kesulitan lebih tinggi ditambah loncatan yang bagus juga,” jelasnya.

Baca juga: Salomina Yarisetouw Sukses Balaskan Kekalahan dari Petinju Maluku dan Raih Emas PON Papua

Disisi lain, atlet loncah indah Kalsel, Ryan Fadillah mengatakan bahwa mereka sudah berjuang semaksimal mungkin.

Namun, Ia juga harus mengakui bahwa kemampuan atlet dari daerah lain memang sangat bagus.

“Kebanyakan dari mereka adalah para penghuni bangku pelatnas, intinya kami sudah memberikan yang terbaik dan kami mohon maaf jika belum bisa memberikan yang maksimal,” tuturnya.

Selain itu, bagi Siti Kinansih, pengalaman bertanding di PON XX 2021 kali ini adalah sebuah pelajaran berharga baginya. “Kesempatan luar biasa, tentu masih ada sedikit rasa gugup,” ucapnya.

Dari tiga nomor pertandingan yang sudah dimainkan yakni synchro menara putra, synchro papan 3 meter putra yang diwakili Ryan Fadillah dan M Fadil dan Menara putri yang diwakili Siti Kinansih, tim loncat indah Kalsel belum berhasil mempersembahkan medali.

Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved