Breaking News:

TKW yang Terancam Hukuman Gantung di Malaysia Kini Telah Didampingi KRI, Ternyata Ada WNI Lainnya

Tenaga Kerja Wanita (TKW) asal Polewali Mandar, Sulawesi Barat, yang terancam dihukum gantung di Malaysia kini telah didampingi KRI.

Editor: Claudia Noventa
NET
Ilustrasi - Tenaga Kerja Wanita (TKW) asal Polewali Mandar, Sulawesi Barat, yang terancam dihukum gantung di Malaysia kini telah didampingi Konsulat Republik Indonesia (KRI). 

Sappeami ditangkap Polisi Diraja Malaysia saat berusaha menyelundupkan paket narkotika jenis sabu bersama dua pelaku lainnya.

Putri pasangan Bicci (55) dan Rotan (56) ini didakwa terlibat jaringan internasional pengedar narkotika jenis sabu.

“Saya sempat shock mendapat kabar buruk bahwa Sappeami ditangkap polisi di Malaysia karena nasus narkoba. Anaknya di Polewali juga shock mendapat kabar ibunya ditangkap polisi," jelas Rotan, ayah Sappeami, Rabu (13/10/2021).

Kabar penangkapan Sappeami diperoleh pihak keluarga setelah polisi Malaysia menghubungi mereka lewat telepon.

Menurut informasi yang diperoleh keluarga dari Kepolisian Diraja Malaysia, Sappeami ditangkap saat hendak menyelundupkan paket sabu dari Malaysia ke Indonesia.

Polisi menemukan satu paket sabu seberat 1 kilogram dengan cara dililitkan di perutnya.

Sappeami rencananya akan pulang kampung ke Polewali Mandar melalui jalur laut. Selain Sappeami, polisi juga menangkap dua rekannya.(*)

Berita terkait lainnya

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Kemenlu: KRI Tawau Beri Pendampingan Hukum WNI Asal Sulawesi Barat yang Terancam Hukuman Mati di Malaysia

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved