Breaking News:

PON XX Papua

Yubelina Yerisitau: PON XX Papua Jadi Cerita Sejarah Bagi Anak Cucu Kita

Mama Yubelina juga menyampaikan terimakasih kepada pemerintah yang telah mengadakan iven besar di Bumi Cenderawasih.

Tribun-Papua.com/Calvin Louis Erari
Suasana lokasi jualan mama Yubelina Yerisitau di depan Stadion Lukas Enembe, Kampung Karapan, Kabupaten Jayapura, Papua usai penutupan PON XX, Sabtu (16/10/2021) pagi. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Calvin Louis Erari

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Yubelina Yerisitau (51), satu dari sekian pedagang suvenir asli Papua di depan Stadion Lukas Enembe, mengatakan PON XX di Bumi Cenderawasih menjadi cerita sejarah yang tidak akan hilang bagi anak cucu.

"Biar PON sudah selesai, tapi akan jadi cerita sejarah nanti buat anak-anak dan torang punya cucu, ini jadi sejarah hidup buat torang di Papua," kata dia saat berbincang dengan Tribun-Papua.com, Sabtu (16/10/2021).

Tidak hanya itu, kata dia, di saat acara penutupan yang dilaksanakan pada Jumat (15/10/2021), membuatnya terharu hingga keluarkan air mata meskipun dirinya hanya melihat dari lokasi jualannya.

Baca juga: Ariel Noah: Penutupan PON XX Papua Luar Biasa

"Tadi malam mama lihat pas penutupan, itu mama sedih, karna kita di Papua bisa sukses laksanakan PON ini," ungkapnya.

Sebagai pedagang suvenir asli Papua, mama Yubelina juga menyampaikan terimakasih kepada pemerintah yang telah mengadakan iven besar di Bumi Cenderawasih.

"Pastinya torang sangat berterimakasih kepada pemerintah, karena sudah laksanakan PON di Papua," pungkasnya.

Untuk diketahui, mama Yubelina menjual berbagai suvenir khas Papua seperti Noken, mahkota bulu ayam, gelang dan kalung.

Baca juga: Sampah Berserakan di Penutupan PON Papua, Petugas Sita Botol Minum di Stadion Lukas Enembe

Adapun harga masing-masing barang tersebut cukup variatif, seperti noken mulai dari harga standar Rp 50 ribu hingga 500 ribu, tergantung ukurannya.

Sementara mahkota bulu ayam berkisar Rp 100 hingga Rp 250 ribu, dan kalung maupun gelang Rp 20 ribu hingga Rp 50 ribu.(*)

Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved