Breaking News:

PON XX Papua

Ricky Cawor Dilirik Klub Thailand Saat Antar Papua Juarai Sepak Bola PON XX

Papua kini menjadi gudang pesepak bola yang menjadi incaran para midle man untuk dibawa bermain di klub profesional Tanah Air dan luar negeri.

Tribun-Papua.com/Tribun Network
Ricky Cawor, Sang Top Skor Sepakbola Putra PON XX Papua. (Tribunnews/Jeprima ) 

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA – Papua kini menjadi gudang pesepak bola yang menjadi incaran para midle man untuk dibawa bermain di klub profesional Tanah Air.

Hebatnya, usai menjuarai cabor sepak bola PON XX, anak-anak Papua dilirik klub sepak bola luar negeri seperti Thailand.

Bibit-bibit muda itu saat ini terus diamati oleh berbagai klub profesional. Tiga di antaranya saat ini tengah dibidik oleh klub sepakbola asal negeri gajah, Thailand.

Hal ini disampaikan langsung oleh pelatih kepala tim sepakbola Papua, Eduard Ivakdalam.

"Terdapat tiga pemain yang diminta bisa bergabung dengan klub Thailand, salah satunya yakni kapten tim Ricky Cawor," ungkapnya, dikutip Tribun-Papua.com.

Baca juga: Papua Siap Gelar Peparnas 2 hingga 15 November 2021, Doren Wakerkwa: Persiapan 75 Persen 

Legenda Persipura Jayapura itu mengatakan bahwa tawaran bermain di luar negeri merupakan peluang emas untuk ketiga pemainnya.

Namun sebagai seorang pelatih, Eduard hanya bisa menampung tawaran dari klub-klub luar negeri yang serius menginginkan tenaga anak asuhnya.

Selebihnya, ia menyerahkan semua keputusan apakah mau menerima tawaran tersebut atau tidak kepada pemain yang bersangkutan.

"Secara pribadi sebagai pelatih, saya sangat senang jika ada anak asuh saya bisa bermain di klub luar negeri," terangnya.

Pemain Papua Yeteramohoso dan I Nyoman Nikson Ansanay (kiri) mengganggu kapten Aceh Muhammad Rizky saat final sepak bola putra PON XX Papua 2021 yang berakhir dengen skor 2-0 di Stadion Mandala Kota Jayapura, Kamis (14/10/2021) sore.
Pemain Papua Yeteramohoso dan I Nyoman Nikson Ansanay (kiri) mengganggu kapten Aceh Muhammad Rizky saat final sepak bola putra PON XX Papua 2021 yang berakhir dengen skor 2-0 di Stadion Mandala Kota Jayapura, Kamis (14/10/2021) sore. (KOMPAS.com/Suci Rahayu)

"Ya, ini menyangkut karier maupun kesempatan tampil bersama klub di luar negeri," ujarnya menambahkan.

Lebih lanjut, Eduard menilai bahwa para pemainnya memang tampil luar biasa selama penyelengaraan PON Papua.

Baca juga: Taufik Hidayat Berang Saat Indonesia Juarai Piala Thomas 2021: Bendera Merah Putih Tak Ada?

Mereka mampu menorehkan tujuh kemenangan secara beruntun hingga puncaknya menyabet medali emas.

Pada partai final, tim sepak bola Papua menumbangkan tim Aceh 2-0 di Stadion Mandala, Kota Jayapura, Papua, Kamis (14/10/2021).

Sejumlah penonton terlihat memadati bangku penonton saat laga final sepakbola putra antara Papua vs Aceh di Stadion Mandala, Jayapura, Papua, Kamis (14/10/2021). Laga antara Papua vs Aceh dimenangkan oleh Papua dengan skor 2-0 yang membuat Papua meraih medali emas.
Sejumlah penonton terlihat memadati bangku penonton saat laga final sepakbola putra antara Papua vs Aceh di Stadion Mandala, Jayapura, Papua, Kamis (14/10/2021). Laga antara Papua vs Aceh dimenangkan oleh Papua dengan skor 2-0 yang membuat Papua meraih medali emas. (Tribunnews/Jeprima)

Dua gol tim Papua diborong oleh Ricky Ricardo pada menit kelima lewat titik penalti dan menit ke-22.

Baca juga: Lewat Grup Neraka dan Lawan Juara Bertahan, Indonesia Raih Gelar Juara Piala Thomas 2021

Eduard menambahkan, 29 pemain lain yang tergabung dalam tim sepak bola Papua juga berpeluang mendapat karier cemerlang.

Sebab, semua pemain merupakan pemain pilihan yang diseleksi dari berbagai daerah. Mereka juga memiliki kemampuan yang sangat bagus dan layak diperhitungkan bermain di kompetisi sepak bola profesional. (*)

Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved