Breaking News:

Bunuh Adik Ipar karena Sampah Plastik, Pelaku: Saya Harap Tidak Dihukum Mati

Tersangka pembunuhan adik ipar yang merupakan warga Gubuk Mamben, Kelurahan Pagesangan Barat, Kota Mataram, melakukan adegan rekonstruksi.

Istimewa/ kompas.com
Husnan (45) tersanagka kasus pembunuhan menjalani rekontruksi di Polresta Kota Mataram, Selasa (19/10/2021) 19 adegan dijalani dalam rekontruksi tersebut 

TRIBUN-PAPUA.COM - Tersangka pembunuhan adik ipar yang merupakan warga Gubuk Mamben, Kelurahan Pagesangan Barat, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat melakukan adegan rekonstruksi.

Sebanyak 19 adegan pembunuhan diperagakan oleh Husnan (45) yang membunuh Fitriah (43).

Usai rekonstruksi, tersangka mengaku sangat menyesal.

Baca juga: Tertangkap Tangan Curi Motor di Parkiran Hotel, SRP Dijebloskan ke Sel Polsek Abepura

Baca juga: Pernah Mencekam saat Aparat Gerebek KKB, Sekolah di Yapen Timur Kembali Berjalan

"Saya menyesal, setelah saya melakukannya (membunuh), rasa menyesal itu datang ketika saya lari ke rumah dan taruh pisau, waktu kejadian saya terbakar emosi," kata Husnan pada Kompas.com, Selasa (19/12021).

Dia berharap dirinya tidak dijatuhi hukuman mati.

"Saya berharap diringankan, tidak dihukum mati, itu saja, tidak dihukum mati, menyesal saya," katanya sambil menunduk dalam-dalam

Husnan juga mengaku berusaha mendekatkan diri pada Tuhan dan bertobat atas kesalahannya.

Rekonstruksi dilakukan di Polres Kota Mataram

Husnan tampak menjalani reka ulang pembunuhan dengan tenang, Selasa (19/10/2021).

Aparat kepolisian memang sengaja melaksanakan rekonstruksi di Polres Kota Mataram.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved