Breaking News:

Feature

Dari Jualan Sepatu Hingga Buka Kedai Kopi Keliling

Lelaki itu, selain mampu merangkai kata, dia juga pandai meracik kopi yang siap dinikmati banyak orang.

Tribun-Papua.com/Hendrik Rewapatara
Gratianus Silas Abaa,pendiri kedai aulikopi 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Hendrik R Rewapatara

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Lelaki itu, selain mampu merangkai kata, dia juga pandai meracik kopi yang siap dinikmati banyak orang.

Namanya, Gratianus Silas Abaa. Lelaki kelahiran 4 Januari 1994 itu berpofesi sebagai jurnalis. Gratianus bekerja di Harian Cenderawasih Pos (Cepos), salah satu media cetak ternama di Papua.

Baca juga: PON XX Usai, DPR Papua Minta Pemerintah Tuntaskan Pembayaran Tanah Adat untuk Venue

Meski saban hari sibuk mengejar informasi dari narasumber untuk diramu menjadi berita, lelaki berambut gondrong itu masih menyempatkan sebagian waktu untuk membuka usaha kecil-kecilan.

Pikiran membuka usaha itu bukan hal baru bagi dia. Sebelumnya, lelaki berkulit sawo ini masih menimba ilmu di Universitas Sanata Dharma Yogyakarta, ia sudah berjualan sepatu.

Kala itu, dia terispirasi dari teman kuliahnya. Gratianus berkeinginan meringankan beban orang tua, agar tak mengirimkan uang bulanan.

Baca juga: Wujudkan Kampung Hard Komunal, AKABRI Polres Manokwari Gencar Lakukan Vaksinasi Kepada Masyarakat

"Saya waktu itu kuliah di Yogyakarta, saya berpikir untuk tidak membebani orang tua, agar tidak mengirim uang bulanan, saya berusaha untuk menjual sepatu. Usaha itu, saya belajar dari teman," kata pria yang murah senyum ini.

Bisnis penjualan sepatu itu dilakoni hingga selesai kuliah lalu memilih pulang ke Kota Jayapura. Mahasiswa lulusan sastra inggris Universitas Sanata Dharma Yogyakarta ini diterima di Cepos.

Selama bekerja sebagai kuli tinta di media cetak terbesar di Jayapura ini, lelaki asal Serui, Kabupaten Kepulauan Yapen itu menabung dari gaji dan bonus peliputan yang biasanya diberikan narasumber.

Baca juga: Eks Pemain Persiram Raja Ampat Jadi Kiper Dadakan Kala Timnya Tumbang dari PSM Makassar

Sedikit demi sedikit menjadi bukit. Mungkin pepata ini pantas dikenakan kepada Gratianus. Sedikit demi sedikit dari hasil tabungannya menjadi ratusan juta.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved