Breaking News:

Bantah Tolak Laporan Korban Percobaan Rudapaksa karena Belum Vaksin, Polda Aceh: Hanya Miskomunikasi

Pihak Polda Aceh membantah telah menolak laporan korban percobaan pemerkosaan karena belum vaksin.

Editor: Claudia Noventa
Grafis Tribunwow/Kurnia Aji Setyawan
ILUSTRASI - Pihak Polda Aceh membantah telah menolak laporan korban percobaan pemerkosaan karena belum vaksin. 

TRIBUN-PAPUA.COM - Pihak Polda Aceh membantah telah menolak laporan korban percobaan pemerkosaan karena belum vaksin.

Diketahui, LBHI Banda Aceh sempat menyebutkan bahwa SPKT Polresta Aceh dan Polda Aceh menolak laporan seorang korban percobaan pemerkosaan karena belum memiliki serifikat vaksin.

Bantahan itu disampaikan oleh Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol Winardy.

Winardy mengatakan, hal itu terjadi karena miskomunikasi.

"Kami tidak menolak laporan warga yang belum memiliki serifikat vaksin, itu hanya miskomunikasi," Kata Winardy saat dikonfirmasi Kompas.com melalui pesan WhatsApp, Kamis (21/10/2021).

Baca juga: Kejari Sorong Tahan 4 Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Speed Boat Puskesmas Keliling di Tambrauw

Baca juga: Tingkatkan Kapasitas Humas, Bawaslu Papua Gelar Bimtek Secara Daring

Winardy menjelaskan, saat itu, gadis berusia 19 tahun tersebut diminta untuk scan QR Code PeduliLindungi.

Di situ diketahui yang bersangkutan belum divaksin.

Kemudian polisi menawarkan untuk divaksin, tapi gadis itu menyatakan tidak bisa karena ada penyakit bawaan.

Kemudian petugas menawarkan untuk diperiksa oleh dokter dan diterbitkan surat keterangan, tetapi korban menolak.

Pelapor dengan keinginannya sendiri pulang meninggalkan Mako Polresta Banda Aceh.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved