Senin, 27 April 2026

Bandara Aminggaru Ilaga Ditutup untuk Proses Evakuasi Puing-puing Pesawat Cargo yang Kecelakaan

Bandara Aminggaru Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua, ditutup sementara seusai pesawat perintis jenis Caravan milik PT Smart Air tergelincir.

Editor: Claudia Noventa
Tribun-Papua.com/Istimewa
Kondisi pesawat saat berada di Runway bandara Ilaga. (Dok: Pemda kabupaten Puncak) 

TRIBUN-PAPUA.COM - Bandara Aminggaru Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua, ditutup sementara seusai pesawat perintis jenis Caravan milik PT Smart Air tergelincir, Senin (25/10/2021), sekira pukul 07.30 WIT.

Kepala Bandara Ilaga Herman Sujito mengatakan, hingga pukul 10.00 WIT proses pembersihan landasan dari puing dan badan pesawat masih dilakukan.

Diketahui, Pilot pesawat pengangkut sembako itu meninggal ketika akan dibawa ke Puskesmas Ilaga.

Diketahui, Kapten Pilot tersebut bernama Kuntardi yang meninggal setelah mengalami luka cukup parah.

Baca juga: Gubernur Lukas Enembe Ajak Masyarakat Papua Sukseskan Peparnas XVI

Baca juga: Bupati Puncak Willem Wandik: Kecelakaan Pesawat, Keluarga Diberikan Kekuatan dari Tuhan

"Pilot meninggal saat akan dibawa ke Puskesmas," tutur Kepala Bandara Ilaga Herman Sujito, saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Senin (25/10/2021).

Selain itu, Herman Sujito juga mengungkapkan, jenazah pilot rencananya akan dibawa menuju ke Timika.

"Setelah landasan bandara dibersihkan baru jenazah dibawa ke Timika," lanjutnya.

Baca juga: Tiga Pesawat Kecelakaan dan Renggut Nyawa di Papua Tahun Ini

Kondisi Kopilot

Sementara itu, Kopilot pesawat dinyatakan selamat dan dalam kondisi sadar.

Kopilot yang diketahui bernama Baskoro itu saat ini masih menjalani perawatan medis.

(*)

Berita terkait lainnya

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Pilot yang Tewas dalam Kecelakaan Pesawat di Bandara Ilaga Akan Dibawa ke Timika

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved