Jumat, 5 Juni 2026

Persipura

Lapangan Hijau Kini Bukan Milik Sang Jenderal

Persipura masih diasuh tangan dingin JFT, namun di musim kompetisi tahun ini, Ian Kabes dan kawan-kawan sedikit terseok.

Tayang:
Penulis: Roy Ratumakin | Editor: Paul Manahara Tambunan
courtesy_Persipura
SKUAD AFC 2021 _ Tim dan pemain Persipura Jayapura saat mengikuti training camp di Batu Malang, Jawa Timur. Menjelang laga AFC di Group H, Persipura menggelar rangkaian laga persahabatan dan latihan ketat. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Roy Ratumakin

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA – Mutiara Hitam julukan klub Persipura Jayapura pada medio 2005 hingga 2015 membuat banyak klub peserta Liga Indonesia harus putar otak untuk mengandaskannya di setiap laga.

Namun, upaya tersebut kadang kala menemui batu karang yang teguh.

Persipura selalu memetik hasil memuaskan di setiap laganya.

Empat bintang tersemat di jersey Persipura, tim kebangaan masyarakat Kota Jayapura dan Papua secara umum.

Banyak bintang-bintang muda punya keinginan besar untuk sekadar memakai jersey Persipura.

Bahkan, hampir semua anak-anak muda Papua yang menimba ilmu di Sekolah Sepak Bola (SSB) berkeinginan kelak meperkuat tim yang bermarkas di Stadion Mandala tersebut.

Baca juga: Persipura Jauh Beda dari Masa Kejayaan, Ricardo Salampessy: Pemain Muda Harus Tanggung Jawab

Persipura memulai kiprahnya di Liga Perserikatan pada media 1931 hingga 1994, dimana ini, Persipura sempat terdegradasi, dan berhasil kembali ke kasta tertinggi pada medio 1993.

Era perserikatan dirubah menjadi Devisi Utama yaitu sejak 1994 hingga 2008.

Pada era Devisi Utama tersebut, Persipura pertama kali meraih gelar juara pada 2005 setelah menekuk tim asal ibu kota Jakarta.

Bintang pertama pun ada di dalam genggaman anak asuh Rahmad Darmawan.

Rahmad Darmawan menjadi pelatih pertama yang mengangkat harkat dan martabat orang Papua melalui dunia olahraga khususnya di dunia sepakbola.

Baca juga: Jadwal Persipura Jayapura di Liga 1 2021 Hari Ini, Senin 25 Oktober 2021, Hadapi Barito Putera

Sepeninggalan Rahmad Darmawan, Persipura sempat gonta ganti pelatih selama tiga tahun lebih.

Harapan untuk kembali meraih trofi juara pun muncul ketika Manajemen Persipura mendatangkan Jacksen F Tiago pada medio 2008 dari Persitara Jakarta Utara.

Kedatangan JFT, sapaan akrabnya, berhasil membawa gelar juara untuk kedua kalinya bagi Persipura.

Di tangan pelatih berkebangsaan Brasil tersebut, Persipura telah meraih tiga gelar juara.

Kini, Persipura masih diasuh tangan dingin JFT, namun di musim kompetisi tahun ini, Ian Kabes dan kawan-kawan sedikit terseok.

Baca juga: Pesawat Jatuh di Puncak Papua, Kapten Pilot Kuntardi Meninggal Dunia

Imbasnya, Persipura berada di zona merah atau zona degradasi.

Persipura berada di posisi 16 klasemen sementara dengan hanya mengoleksi lima poin dari delapan laga yang sudah dilakoni.

Dari lima poin tersebut, Persipura hanya menang sekali, dua kali imbang dan lima kali kalah.

Ricardo Salampessy angkat bicara soal kondisi Persipura Jayapura saat ini.
Ricardo Salampessy angkat bicara soal kondisi Persipura Jayapura saat ini. (Tribun-Papua.com/Istimewa)

Kebangkitan Persipura

Pemain senior Persipura, Ricardo Salampessy akhirnya angkat bicara soal kondisi terseok-seoknya Mutiara Hitam saat ini di pentas Liga 1 Indonesia 2021.

Persipura Jayapura kini terpaksa harus berada dalam zona degradasi usai rentetan hasil buruk selama bermarkas di Pulau Jawa.

Bagi Ricardo Salampessy, tidak bisa membandingkan skuad Persipura saat ini dengan semasa ia bersama rekan-rekannya mendulang berbagai prestasi dalam satu dekade silam.

“Persipura yang lama jelas menjadi ukuran yang sangat jauh sekali dengan tim sekarang,” ujar Erik sapaan akrabnya dalam sesi jumpa press yang diikuti Tribun-Papua.com.

Meski begitu, Ricardo bersama para juniornya memiliki satu tekad yang sama, yaitu kebangkitan Persipura Jayapura.

“Kami menanamkan mental bermain yang kuat sekali, tidak pernah menyerah pada keadaan,” sambung Mantan Pemain Persiwa Wamena itu.

“Musim lalu sebelum massa pandemi Covid-19, kami sudah buktikan itu (bangkit), kami ingin buktikan lagi di musim ini,” lanjut Ricardo.

Persipura Jayapura saat ini memiliki motovasi tinggi untuk segera mengembalikan trend positif yang selama ini sedang menghilang.

“Kami belum menyerah dan kami akan bangkit lagi dipertandingan selanjutnya,” tegas pemilik nomor punggung 4 dalam skuad Persipura Jayapura itu. (*)

Sumber: Tribun Papua
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved