Breaking News:

Kuliner Khas Papua

Menelusuri Jejak Papeda di Masa Lalu hingga Jadi Kuliner Khas Papua

Ada temuan-temuan benda-benda peninggalan sejarah masa lalu, yang digunakan untuk produksi Sagu

Penulis: Aldi Bimantara | Editor: M Choiruman
Tribun-Papua
KULINER - Potret Papeda sebagai makanan khas masyarakat Papua, yang telah diwariskan secara turun temurun, dan menjadi bagian dari budaya dan identitas, Senin (25/10/2021).  

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Aldi Bimantara

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Sebagai santapan khas masyarakat Papua, Papeda nyatanya memiliki sejarah panjang dan telah dikonsumsi secara turun-temurun, dari generasi ke generasi.

Saat ditemui Tribun-Papua.com Senin (25/10/2021) Arkeolog dari Balai Arkeologi Papua, Hari Suroto mengisahkan penemuan benda-benda pra-sejarah, yang ada kaitannya dengan Papeda. 

Papeda Panas dan Bungkus, Kuliner Khas Papua

"Ada temuan-temuan benda-benda peninggalan sejarah masa lalu, yang digunakan untuk produksi Sagu," sebutnya. 

Lebih lanjut, Hari menjelaskan Papeda merupakan kuliner tertua, sudah ada sejak masa pra-sejarah. 

Jejak konsumsi Papeda di masa lalu, erat hubungannya dengan temuan gerabah di Sentani Kabupaten Jayapura.

Peneliti berhasil menemukan gerabah, dan alat batu tokok Sagu di Situs Arkeologi Kawasan Danau Sentani Papua, yang menjadi bukti otentik konsumsi Papeda pada masa itu. 

Ganjar Pranowo: Selama di Papua Saya Sudah Makan Papeda

Kala itu, Papeda dimasak menggunakan wadah gerabah, dan sudah menjadi tradisi pada peradaban masa lalu. 

Sebelumnya diketahui, tradisi penggunaan gerabah di Papua, mulai dikenal sejak masa pra-sejarah sekira 3.000 tahun yang lalu. 

Saat itu, pengetahuan penggunaan gerabah dan teknologi pembuatan gerabah, diperkenalkan oleh orang berbahasa Austronesia

Halaman
123
Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved