Breaking News:

Sosok

"Temung Tey Temung Frip" Jadi Motivasi Alex Waisimon Bangun Ekowisata "Isyo Hill Birdwatching"

Kalimat "Temung Tey Temung Frip" menjadi motivasi tersendiri bagi Alex Waisimon untuk mengembangkan hutan adat Isyo Rhepang.

Tribun-Papua.com/ Musa
Alex Waisimon 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Musa Abubar

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Kalimat "Temung Tey Temung Frip" menjadi motivasi tersendiri bagi Alex Waisimon untuk mengembangkan hutan adat Isyo Rhepang.

"Temung Tey Temung Frip" adalah bahasa Genyem, Kabupaten Jayapura.  Temuny Tey artinya ambil lain, selanjutnya Temung Frip artinya lain tinggal.

Konon, kalimat itu selalu disampaikan oleh tetua di Genyem untuk menasihati anak-anaknya di zaman dahulu jika mereka hendak masuk hutan. Tetua diderah itu selalu mengingatkan agar sebagian hasil hutan diambil sebagian tinggal, tak dihabiskan.

Baca juga: Dua Anak Buahnya Kembali ke Pangkuan NKRI, Ini Tanggapan Panglima TPNPB-OPM

Meski para orangtua zaman dahulu pendidikannya terbatas tapi mereka tak menghabiskan hasil hutan, sebagian ditinggalkan untuk anak cucu.

"Dulu, kalau masuk hutan itu orangtua sering bilang "Temung Tey Temung Frip" artinya ambil lain, lain tinggal, atau ambil lain, lain kasih tinggal untuk anak cucu,"kata lelaki kelahiran 1958 ini.

Zaman itu, orangtua larang merusak hutan, ambil seperlunya. Pesan orangtua dan pesan alam, hutan tak dirusak, kelestariannya tetap terjaga.

Meski kala itu serba terbatas, tetapi tak mematahkan semangat para orangtua menyekolahkan anak-anaknya, termasuk orangtua Alex.

Baca juga: Keindahan Bukit Teletubbies, Destinasi Wisata di Kabupaten Jayapura

Orangtua Alex menyekolahkannya keluar kampung halaman sewaktu Belanda masih menjajah tanah kelahirannya. Setelah sekolahAlex merantau ke tanah Jawa.

Alex merantau ke Jawa untuk kuliah namun tak selesai, sampai harus bekerja sebagai tour guide dan bergabung dengan International Labour Organization (ILO) yang kemudian mengantarkan dirinya keliling dunia.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved