Breaking News:

Pasar Wosi Manokwari Terbakar

Korban Penjarahan Saat Kebakaran Pasar Wosi Manokwari Diminta Lapor Polisi

Korban penjarahan saat Pasar Wosi Manokwari kebakaran, dianjurkan melapor ke polisi.

Tribun-Papua.com/Safwan Raharusun
Kondisi saat petugas pemadam kewalahan saat memadamkan api di Pasar Wosi, Kabupaten Manokwari, Papua Barat. 

TRIBUNPAPUA.COM, MANOKWARI - Korban penjarahan saat Pasar Wosi Manokwari kebakaran, dianjurkan melapor ke polisi.

Demikian disampaikan Kapolres Manokwari, AKBP Dadang Kurniawan pada Senin (25/10/2021).

"Kalau dia merasa menjadi korban dan dikuatkan dengan saksi, maka segera buat laporan ke kami," ujar Kurniawan, kepada TribunPapuaBarat.com.

Menurutnya, isu yang menyebar bahwa ada korban penjarahan dan rencana sebuah lapak mau dibakar, harus dibuat laporan.

Baca juga: Albertho G Wanimbo: Honor Relawan PON XX Papua Akan di Bayarkan

"Sampai sekarang saya belum mendapatkan pengaduan dari masyarakat sejak semalam," tuturnya.

"Semua orang boleh bicara, tetapi kami harus berdasarkan bukti dan saksi," tuturnya.

Ia menuturkan, jika kasus ini bisa ditelusuri dan terungkap, malah lebih baik lagi.

"Pada prinsipnya, kami dari Polres Manokwari membuka diri untuk para korban penjarahan di Pasar Wosi melakukan aduan," pungkasnya.

Baca juga: 1.217 Orang Meninggal Akibat Corona di Papua Hingga 24 Oktober 2021

Sementara itu, kebakaran di Pasar Wosi, Kabupaten Manokwari, Papua Barat, disebabkan karena adanya korsleting listrik.

Dadang menuturkan, api muncul mulai dari lapak yang paling pojok dekat tempat penampungan sampah.

Dia mengatakan, dugaan sementara seperti itu, namun untuk pembuktiannya pihaknya akan terus melakukan penyelidikan.

"Hingga saat ini kami sedang melakukan penyelidikan oleh tim identifikasi, terkait dengan kejadian tersebut," katanya. (*)

Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved