Breaking News:

Polisi Tangkap Pelaku Jual Beli Uang Palsu, Pelaku Ngaku Modal Rp 500 Ribu Dapat 37 Lembar

Polsek Ledokombo menangkap seorang berinisial JND (31) terkait kasus jual beli uang palsu, pada Senin (25/10/2021).

Editor: Claudia Noventa
hai.grid.id
Ilustrasi Uang. - Polsek Ledokombo menangkap seorang berinisial JND (31) terkait kasus jual beli uang palsu, pada Senin (25/10/2021). 

TRIBUN-PAPUA.COM - Polsek Ledokombo menangkap seorang berinisial JND (31) terkait kasus jual beli uang palsu, pada Senin (25/10/2021).

Diketahui, JND merupakan warga Dusun Krajan, Desa Plalangan, Kecamatan Kalisat, Kabupaten Jember, Jawa Timur.

Saat itu JND hendak menjual uang palsu kepada orang lain di Jalan Dusun Pasar, Desa Ledokombo.

Sebelum ditangkap, JND bekerja sebagai kuli bangunan di Bali.

Baca juga: Fakta Polisi Tembak Rekannya hingga Tewas, Diam-diam Ambil Senjata Laras Panjang saat Bertugas

Baca juga: Terobsesi Video Panas, Pria 40 Tahun Ngintip Gadis Muda Mandi, di Polisi Dia Merengek Minta Maaf

Namun dia berhenti dan mencoba mencari keuntungan dengan jual beli uang palsu

Beli di Facebook, untung Rp 500.000

Kepada polisi, JND mengaku membeli uang palsu dari seseorang yang ia kenal di Facebook.

Dari uang Rp 500.000 yang ditransfer, JND mendapatkan 37 lembar uang palsu.

Baca juga: Baru Pertama Kali, Lenda Manuaron Percaya Diri Wakili Papua di Cabor Catur Peparnas XVI

Rinciannya adalah 25 lembar pecahan Rp 100.000, dua lembar pecahan Rp 10.000 dan sepuluh lembar pecahan Rp 5.000.

Rencananya uang palsu tersebut akan dijual kembali dengan harga Rp 1 juta, sehingga ia untung Rp 500.000.

“Uang palsu tersebut rencananya akan dijual kembali oleh tersangka kepada seseorang dengan harga jual sebesar Rp 1.000.000," kata Kapolsek Ledokombo Iptu Setyono Budhi Santoso pada Kompas.com via telepon Rabu (27/10/2021).

Dari tangan JND, polisi mengamankan uang palsu, satu jaket kain, warna biru tua, satu handphone merk OPPO A11 warna hitam, serta satu unit sepeda motor Honda Beat.

JND pun ditetapkan sebagai tersangka dan terancam 10 tahun penjara dan denda Rp 10 miliar.

Dia  dijerat Pasal 36 ayat (2) Jo Pasal 26 ayat (2) UU RI No. 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang Sub Pasal 245 KUHP.(*)

Berita terkait lainnya


Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Pengedar Uang Palsu di Jember Ditangkap, Beli Rp 500.000 via Facebook, Dijual Lagi Rp 1 Juta
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved