Breaking News:

Tes PCR

Ketentuan Baru Jika Masuk Keluar Papua Barat, Penumpang Wajib PCR dan Vaksin Dosis Dua

Gubernur Papua Barat, kembali mengeluarkan surat edaran (SE) tentang ketentuan perjalanan orang dan batas tarif tertinggi RT-PCR di daerah ini.

Penulis: Safwan Ashari Raharu | Editor: Roy Ratumakin
Tribun-Papua.com/Nandi Tio Effendy
TES PCR - Ilustrasi PCR di Labkesda Papua. 

Laporan Wartawan TribunPapuaBarat.com, Safwan Ashari Raharusun

TRIBUN-PAPUA.COM, MANOKWARI - Gubernur Papua Barat, kembali mengeluarkan surat edaran (SE) tentang ketentuan perjalanan orang dan batas tarif tertinggi RT-PCR di daerah ini.

Langkah tersebut dilakukan guna menindaklanjuti surat edaran (SE) Kementerian Kesehatan mengenai tarif tertinggi pemeriksaan RP-PCR, Sabtu (30/10/2021).

Berdasarkan informasi yang dihimpun TribunPapuaBarat.com, saat ini pelaku perjalanan yang hendak keluar dari Papua Barat, wajib menunjukkan kartu vaksin dosis satu dan dua.

Baca juga: UPDATE, Tes PCR untuk Naik Pesawat Boleh 3x24 Jam Sebelum Keberangkatan

Pelaku perjalanan jarak jauh yang menggunakan mida transportasi udara (pesawat) dari dan ke wilayah Papua Barat, wajib vaksin (dosis satu dan dua).

Selain vaksin, para pelaku perjalanan juga diwajibkan untuk menunjukkan surat hasil tes negatif RT-PCR dengan jangka waktu maksimal 3x24 jam sebelum perjalanan.

Tak hanya itu, guna mempertimbangkan kondisi logistik, bagi pelaku perjalanan jauh keluar Papua Barat, melalui transportasi udara pun harus telah mengikuti vaksin dosis satu dan dua.

Dan juga keterangan hasil tes negatif RT-PCR dalam kurun waktu maksimal 1x24 jam sebelum keberangkatan.

Baca juga: Berikut Daftar Harga Tes PCR Sejumlah Maskapai Penerbangan

Sementara, pelaku perjalanan yang menggunakan modal transportasi udara, laut, darat dan lainnya, di wilayah Papua Barat, wajib menunjukkan kartu vaksin (dosis satu dan dua).

Serta, harus dilampirkan dengan hasil tes negatif antigen dan waktunya maksimal 1x24 jam sebelum keberangkatan.

TribunPapuaBarat.com telah melakukan konfirmasi kepada Ketua Harian Satgas Covid-19 Papua Barat, namun hingga berita ini dinaikkan dirinya belum menjawab pertanyaan. (*)

Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved