Breaking News:

Papua Terkini

Oktober 2021, Merauke Alami Inflasi 0,49 persen

Kabupaten Merauke mengalami inflasi sebesar 0,49 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 104,43 persen pada Oktober 2021.  

Penulis: Hidayatillah | Editor: Roy Ratumakin
Tribun-Papua.com/Hidayatillah
Kantor Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Merauke. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Hidayatillah

TRIBUN-PAPUA.COM, MERAUKE - Kabupaten Merauke mengalami inflasi sebesar 0,49 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 104,43 persen pada Oktober 2021.  

"Inflasi terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya beberapa indeks kelompok pengeluaran yaitu makanan, minuman, dan tembakau 0,87 persen," kata Kepala Badan Pusat Statistik Kabupaten Merauke, Cendana M N S Hapsara dalam rilis yang diterima Tribun-Papua.com, Selasa (2/11/2021).

Baca juga: Stadion Lukas Enembe Digunakan Untuk Paralimpik Nasional, Mathius: Ini Penghormatan Bagi Atlet

Dia merincikan, inflasi juga disebabkan naiknya indeks kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga 0,01 persen. Perlengkapan, peralatan, dan pemeliharaan rumah tangga 0,36 persen. Kesehatan 0,05 persen, transportasi 1,47 persen, pendidikan 0,41 persen.

Perawatan pribadi dan jasa lainnya 0,04 persen. Sedangkan kelompok pakaian dan alas kaki, informasi, komunikasi, jasa keuangan, rekreasi, olahraga, budaya, dan penyedia makanan maupun minuman/restoran terpantay stabil.

"Komponen bahan makanan mengalami inflasi sebesar 0,21 persen atau terjadi kenaikan indeks dari 99,26 September 2021 menjadi 99,47 Oktober 2021," jelasnya.

Dikatakan, tingkat inflasi tahun kalender (Januari-Oktober 2021) sebesar 0,33 persen dan inflasi dari tahun ke tahun (Oktober 2021 terhadap Oktober 2020) sebesar 1,65 persen.

Dari 90 kota IHK, 68 kota mengalami inflasi dan 22 kota mengalami deflasi. Inflasi tertinggi di Sampit sebesar 2,06 persen dengan IHK 109,3.

Baca juga: Lawan Covid-19, Ketua IDI Merauke: Prokes Ketat, Jangan Kendor

Sedangkan terendah di Sumenep dan Banyuwangi sebesar 0,02 persen dengan IHK masing-masing 106,21 persen dan 104,64. Sementara deflasi tertinggi terjadi di Kendari sebesar 0,70 persen dengan IHK 107,98 persen dan terendah di Bengkulu 0,02 persen dengan IHK 105,89 persen.

Dari 3 kota IHK di Papua, Merauke dan Jayapura mengalami inflasi 0,49 persen dan 0,81 persen. Sementara Timika mengalami deflasi 0,13 persen. (*)

Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved