Breaking News:

Capaian Vaksin Imunisasi untuk Bayi di Papua Barat Rendah, Belum Dipasok Pemerintah sejak Februari

Capaian vaksin di seluruh kabupaten dan kota Provinsi Papua Barat masih rendah lantaran stok vaksin imunisasi dasar lengkap (IDL) bagi bayi kosong.

Editor: Claudia Noventa
thehits.co.nz
Ilustrasi - Capaian vaksin imunisasi dasar lengkap (IDL) bagi bayi di seluruh kabupaten dan kota Provinsi Papua Barat masih rendah lantaran stok kosong. 

"Ternyata salah satu penyebab tidak tercapainya IDL di Papua Barat, karena terjadi putus stok vaksin," ungkap Sunandar, Jumat (5/11/2021).

Baca juga: Cara Mudah Hilangkan Bau Amis pada Seafood dan Bau Tak Sedap pada Jeroan, Hanya Pakai Cengkeh

Baca juga: Telepon Pimpinan KKB Papua, Bupati Intan Jaya: Saya Sudah Komunikasikan Forkopimda

Keluhan tersebut, kata dia, pertama kali terungkap saat Kepala Dinas Kesehatan Kota Sorong memaparkan sejumlah kendalanya di lapangan.

"Mereka sampaikan, vaksin yang terjadi putus stok seperti Bivalent Oral Polio Vaccine (BOPV) di instalasi farmasi dan puskesmas," ucapnya.

Kekosongan stok imunisasi BOPV di instalasi farmasi dan puskesmas sudah terjadi sejak Februari.

Selain BOPV, terdapat sejumlah vaksin lain seperti Inactivated Poliovirus Vaccine (IPV), Toksoid Difteri (TD), Difteri Pertusis Tetanus Hepatitis B (DPTHBHIB), dan Measles Rubella (MR) pun mengalami kekosongan.

"Vaksin MR terjadi kekosongan pada Agustus kemarin. Seharusnya sudah waktunya untuk diberikan ke anak-anak, malah kosong," tutur Sunandar.

Ia menjelaskan, jika seorang anak dikatakan telah IDL, maka pemberian vaksin rutin untuknya pun harus lengkap.

Kekosongan ini pun berdampak pada capaian IDL yang masih di bawah standar. 

Di Papua Barat, sasaran vaksin untuk bayi baru lahir adalah sebanyak 20.343. Namun saat ini yang baru mencapai IDL berjumlah 34,1 persen. 

"Jadi melihat dari data di atas, ternyata masih masih sangat besar sekali bayi yang belum mencapai IDL," tuturnya.

Baca juga: Viral Video Detik-detik Bocah Bermain di Atap Gedung 22 Lantai, Melompat Lintasi Celah

Jika IDL belum tercapai, maka perlindungan terhadap anak pun rendah dan mereka rentan terserang virus.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved