Breaking News:

Capaian Vaksin Imunisasi untuk Bayi di Papua Barat Rendah, Belum Dipasok Pemerintah sejak Februari

Capaian vaksin di seluruh kabupaten dan kota Provinsi Papua Barat masih rendah lantaran stok vaksin imunisasi dasar lengkap (IDL) bagi bayi kosong.

Editor: Claudia Noventa
thehits.co.nz
Ilustrasi - Capaian vaksin imunisasi dasar lengkap (IDL) bagi bayi di seluruh kabupaten dan kota Provinsi Papua Barat masih rendah lantaran stok kosong. 

Pengelola Program Imunisasi atau Vaksin Dinas Kesehatan Papua Barat, Hendrik Marisan mengatakan, pihaknya juga mendapat laporan yang sama berdasarkan pertemuan dengan utusan Dinas Kesehatan di masing-masing daerah.

"Di kabupaten/kota pun mengaku terjadi kekosongan logistik (vaksin), sehingga menghambat target IDL di sana. Kami di provinsi pun mengalami kekosongan stok vaksin BOPV," ucap Marisan.

Kekosongan tersebut terjadi sejak Mei-Juni berdasarkan vaksin logistik di gudang farmasi Papua Barat.

"Jadi pada Mei, kami dari Provinsi sudah menggeser vaksin BOPV sekitar 5.250 ke masing-masing daerah termasuk puskesmas," kata Marisan.

Sementara, di gedung provinsi pada bulan itu sudah tidak ada lagi stok vaksin.

"Pada Juni kami melakukan permintaan stok vaksin ke Kementerian, karena logistik di Papua Barat sudah kosong," imbuhnya.

Dalam perjalanan, masing-masing daerah mulai meminta penambahan logistik vaksin pada Juli.

Hal itu berdampak pada pelayanan masyarakat di Papua Barat

"Dalam kondisi ini kami sudah tiga kali menyurat ke Kementerian Kesehatan, mulai dari Juli, Agustus dan September. Namun mereka belum juga kabulkan," kata Marisan.

Baca juga: Detik-detik Kronologi Penembakan di Bolsel Sulsel, Pelaku Tembak 2 Rekannya Lalu Diduga Bunuh Diri

Selain itu, pada September lalu harusnya dilakukan vaksin Pentadio, namun hingga saat ini stoknya belum ada.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved