Breaking News:

ASEAN Para Games 2022

Indonesia Incar Tuan Rumah ASEAN Para Games 2022

Vietnam memutuskan tidak jadi menggelar ajang olahraga multicabang dua tahunan bagi penyandang disabilitas tingkat Asia Tenggara, ASEAN Para Games.

Penulis: Musa Abubar | Editor: Roy Ratumakin
Humas Kominfo Papua
Atlet lempar cakram putra Jawa Barat Sam'un melakukan lemparan pada final lempar cakram putra klasifikasi F11 Peparnas Papua di Kompleks Stadion Enembe, Kabupaten Jayapura, Papua, Sabtu (6/11/2021). 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Musa Abubar

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Vietnam memutuskan tidak jadi menggelar ajang olahraga multicabang dua tahunan bagi penyandang disabilitas tingkat Asia Tenggara, ASEAN Para Games pada 2022 mendatang.

Keputusan ini menjadi peluang bagi Indonesia untuk menjadi tuan rumah pengganti.

Demikian disampaikan Wakil Sekretaris Jenderal Komite Paralimpik Nasional Indonesia (NPCI) Rima Ferdianto dalam konferensi pers di Media Center Kominfo Peparnas Papua di Swiss-bellhotel Jayapura, Minggu (7/11/2021).

Baca juga: PARAH, Tak Hanya di PON, Kontingen Peparnas XVI Keluhkan Makanan Basi

Untuk itu pihak NPCI sebagai anggota ASEAN Para Sport Federation (APSF) akan melakukan pertemuan untuk membahas bagaimana kelanjutan dan nasib dari ASEAN Para Games 2022.

"Dalam kesempatan itu kita juga akan mengajukan diri sebagai tuan rumah alternatif seperti halnya Thailand. Karena kita tidak mau kehilangan momentum setelah sebelumnya Filipina juga tidak menggelar ASEAN Para Games 2019,"katanya.

"Indonesia adalah juara umum ASEAN Para Games 2017 di Malaysia dengan raihan 126 emas,"ujarnya.

NPCI, kata Rima, ingin agar atlet-atlet disabilitas Indonesia juga bisa bersinar di kawasan Asia Tenggara melalui ASEAN Para Games dan Asia lewat Asian Para Games di Guangzhou, medio 3-15 Oktober 2022 nanti.

Para atlet yang merebut emas di Peparnas Papua tidak bisa langsung masuk pemusatan latihan nasional (pelatnas) di Solo, Jawa Tengah karena harus melalui seleksi nasional (seleknas).

Baca juga: Ini Peta Jalan Atlet Disabilita di Peparnas XVI

"Atlet Kelas Elite dan Kelas Nasional akan kita adu untuk mencari siapa yang terbaik. Kalau cabang olahraganya terukur, maka kita lihat juga,"kata Rima.

Lanjut dia, apabila ia akan bertanding di level Asia Tenggara dengan catatan waktu di atas perebut perunggu ASEAN Para Games.

Ia menyebutkan, begitu juga untuk Asian Para Games, catatan waktu terbaik atlet harus sejajar dengan perebut perunggu level Asia.

Baca juga: NPCI Temukan 2 Atlet Cabor Badminton Kelas Dunia di Ajang Peparnas XVI

Kontingen Merah Putih untuk ajang ASEAN Para Games 2022 bertekad untuk merebut juara umum.

"Sedangkan untuk Asian Para Games 2022 di Guangzhou, Indonesia kita targetkan berada di peringkat tujuh klasemen medali,"tambah dia. (*)

Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved