Breaking News:

Pendidikan

Kemitraan Masyarakat, Polinef Suskes Yakinkan Para Ibu Rumah Tangga Untuk Jadi Wirausaha

Politeknik Negeri FakFak (Polinef) suskses meyakinkan para ibu rumah tangga di daerah itu untuk menjadi wirausaha

Editor: Musa Abubar
Humas Politeknik Negeri Fakfak
Suasana para ibu rumah tangga yang mengikuti kegiatan Kemitraan Masyarakat yang diselenggarakan oleh Politeknik Negeri FakFak 

TRIBUN-PAPUA.COM,JAYAPURA - Politeknik Negeri FakFak (Polinef) suskses meyakinkan para ibu rumah tangga di daerah itu untuk menjadi wirausaha

Menjalani keseharian sebagai seorang ibu rumah tangga, Fitryani Paraty mencoba untuk mengembangkan potensi diri yang dapat bermanfaat bagi keluarga dan juga dapat dijadikan sumber penghasilan tambahan.

Ia akhirnya menemukan jawaban yang tepat dengan mengikuti kegiatan Kemitraan Masyarakat yang diselenggarakan oleh Politeknik Negeri FakFak (Polinef) bekerjasama dengan UMKM LAMPUKITA pada Minggu 7 November 2021.

Baca juga: Sepuluh Bulan, Bapas Jayapura Tangani 79 Kasus Anak: Mulai Pelecehan Seksual hingga Narkoba

Bersama 11 ibu rumah tangga lainya, dalam kegiatan ini dilakukan pengajaran untuk membuat sabun herbal berbahan dasar VCO (Minyak Kelapa) dan Fuli Pala.

Kemitraan masyarakat merupakan salah satu wujud dari pengabdian yang wajib dilakukan oleh setiap dosen sesuai dengan nilai Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu Pengajaran, Penelitian dan Pengabdian.

Politeknik Negeri FakFak atau yang umum dikenal dengan sebutan Polinef menggandeng UMKM Industri Lampukita dengan menerapkan transfer teknologi dalam membuat sabun herbal yang mempunyai manfaat dalam kesehatan kulit karena terbuat dari bahan-bahan alami yaitu VCO (Minyak Kelapa) dan Pala Fuli.

Baca juga: Kisah Sepucuk Surat Rosmina Metekohi buat Legislator Asal Papua

LAMPUKITA merupakan UMKM yang berasal dari Ibu Kota Jakarta dengan produk unggulan VCO (minyak kelapa) premium.

Dua dosen Polinef Arga Ramadhana dan Wildan Suhartini kemudian mengabungkan VCO dengan Pala, salah satu komoditas unggulan Papua Barat.

Sekadar diketahui, pala memiliki berbagai manfaat untuk kulit, di antaranya mencerahkan kulit, mengangkat kulit mati dan mengatasi jerawat.

Maka, dengan penerapan transfer teknologi, terwujudlah sabun herbal ini yang kemudian disosialisasikan.

Baca juga: Viral Video Helikopter TNI Terbang Rendah Buat Atap Warung Terbang, Warga Berlarian Menghindar

Halaman
12
Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved