Breaking News:

Prakiraan Cuaca

BMKG: Pelayaran Diharapkan Memperhatikan Resiko Tinggi Gelombang

Wilayah Indonesia bagian selatan umumnya bergerak dari Timur ke Tengara, dengan kecepatan angin 5 hingga 25 knot.

tribunnews.com
Ilustrasi gelombang tinggi. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Tirza Bonyadone

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA –  Badan Meteorologi Klimitologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Maritim Dok II Jayapura menjelaskan, pola angin di wilayah Indonesia bagian utara pada umumnya bergerak dari Barat Laut ke Timur Laut dengan kecepatan angin berkisar 5 hingga 25 knot.

Sedangkan di wilayah Indonesia bagian selatan umumnya bergerak dari Timur ke Tengara, dengan kecepatan angin 5 hingga 25 knot.

Hal ini membuat BMKG meberi peringatan kepada pelayaran, terhadap tingginya gelombang.

Baca juga: BMKG: Gelombang Tinggi Samudera Utara Biak, Perairan Barat Biak Hingga Perairan Jayapura Sarmi

Untuk perahu nelayan, kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang diatas 1.25 meter.

Selanjutnya kapal tongkang menunjukan, kecepatan angin lebih dari 16 knot dengan ketinggian gelombang diatas 1.5 meter.

Kapal Ferry memiliki kecepatan angin 21 knot dan memiliki tinggi gelombang diatas 2.5 meter, tentunya dari data ini pun terlihat gelombang tinggi akan terjadi untuk kapal ferry.

Baca juga: CATAT: Penerbangan Garuda Indonesia Semakin Langka pada Tahun Depan

Terakhir ada kapal besar (cargo pesiar), memiliki kecepatan angin 27 knot dan perkiraan tinggi gelombang diatas 4.0 meter.

BMKG mengatakan, masyatrakat dapat memperhatikan hal ini, agar memahami daftar peringatan dini dan mempertimbangkan kondisi tersebut. (*)

Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved