Breaking News:

Papua Barat Terkini

Kader GMNI Tuding Media soal Pemberitaan BBM, PWI Papua Barat: Dia Keliru

Selama terjadi kelangkaan BBM di Sorong, media telah berperan aktif dalam menyajikan informasi dari dua sisi; masyarakat dan Pertamina.

Tribun-Papua.com/Istimewa
DEMO - Para demonstran menyampaikan kritik terhadap pekerja Pers terkait pemberitaan kelangkaan BBM di Sorong, Papua Barat. 

Laporan Wartawan TribunPapuaBarat.com, Safwan Ashari Raharusun

TRIBUN-PAPUA.COM, MANOKWARI - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Papua Barat menyesalkan pernyataan seorang oknum kader GMNI Cabang Sorong terkait pemberitaan media soal Bahan bakar Minyak (BBM) di daerah tersebut.

Pasalnya, selama terjadi kelangkaan BBM di Sorong, media telah berperan aktif dalam menyajikan informasi dari dua sisi; masyarakat dan Pertamina.

Ketua PWI Papua Barat Bustam menilai, pernyataan kader tersebut adalah sebuah kekeliruan.

"Kami meminta agar oknum tersebut harus meminta maaf, sebab secara terang-terangan telah menuding profesi wartawan sepihak," ujar Bustam, kepada TribunPapuaBarat.com, Rabu (10/11/2021).

Menurutnya, dalam hal kebebasan berpendapat boleh saja, tapi jangan menyerang profesi atas dasar hasrat sendiri tanpa dasar.

Baca juga: IJTI Kecam Tuduhan Oknum Kader GMNI Sorong Terhadap Pers Terkait Kelangkaan BBM

"Jadi saya kira kader tersebut harus bisa berbicara berdasarkan data, jangan sampai masyarakat digiring bahwasanya terjadi kelangkaan BBM," ucapnya.

Ia mengaku, sejak awal persoalan kelangkaan BBM, media di Sorong sudah mengangkat beritanya.

"Bicara media cari uang di Pertamina, saya minta agar mereka harus punya alat bukti. Jangan hanya bicara saja atas dasar keinginan sendiri," tegasnya.

"Jangan menimbulkan kegaduhan dan ketidaksenangan terhadap Pers, tidak boleh hanya asal tuding."

Baca juga: Bung Tomo, Sang Orator Pertempuran Surabaya 10 November 1945 dan Isi Pidatonya

Halaman
123
Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved