Breaking News:

Peparnas XVI Papua

Nina Gusmita Pecahkan Rekor Para-atletik, Menpora Amali: Jadi Motivasi Bagi Atlet Lainnya

Nina mencatatkan rekor nasional saat tampil di ajang balap kursi roda Paralimpiade XVI Papua. Ia mendapatkan apresiasi dari Menpora Zainudin Amali.

Tribun-Papua.com/Istimewa
Menpora Zainudin Amali saat berbincang dengan Nina Gusmita yang sukses meraih tiga emas dan pecahkan rekor saat tampil di balap kursi roda Paralimpiade XVI Papua, Stadion Lukas Enembe, Kabupaten Jayapura, Jumat (12/11/2021). (dok: Kemenpora) 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Abdul Majid

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA – Nina Gusmita sukses meraih tiga emas, dan di tiga nomor itu pula Nina mencatatkan rekor nasional saat tampil di ajang balap kursi roda Paralimpiade XVI Papua.

Torehan Nina pun mendapatkan apresiasi dari Menpora Zainudin Amali yang turut menyaksikan langsung final balap kursi roda 200 meter di Stadion Lukas Enembe, Kabupaten Jayapura, Jumat (12/11/2021).

Menurut Menpora, medali emas ketiga yang didapatkan Nina karena dirinya mempunyai mental bertanding bagus.

Terlebih Nina juga sudah mendapatkan emas pada nomor 100 meter dan 400 meter.

Baca juga: Jenderal Andika Perkasa Jenguk Rudi Sipayung Anggota TNI yang Tertembak di Puncak Papua

“Ya saya lihat sejak start dia tidak ada beban. Sepertinya mentalnya sudah terlatih dari dua nomor sebelumnya sehingga dia sudah terbiasa dengan atmosfer pertandingan,” kata Menpora Amali.

“Maka tadi kita saksikan bersama bagaimana dia santai saja. Ternyata dia sudah dapat emas dan pecahkan rekor,” sambungnya.

Menpora berharap, semangat dan kegigihan Nina Gusmita yang baru kali pertama tampil di Peparnas ini bisa diikuti oleh atlet lainnya.

Lebih lanjut, Menpora menyemangati Nina agar lebih tekun berlatih sehingga bisa tampil pada Paralimpiade 2024 Paris.

“Semangat Nina ini harus bisa menjadi motivasi buat atlet lainnya,” ujar Menpora.

Baca juga: Jokowi Tiba di Lombok dan Langsung Menuju Sirkuit Mandalika

“Saya juga selalu katakan di depan kita ada Paralimpiade Paris, nah itu yang harus dikejar. Jadi Nina harus punya mimpi datang ke Paris Prancis dan menunjukkan bahwa dia dapat emas di Peparnas dan dia juga harus bertekad dapat emas di Paralimpiade,” pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved