Oknum Polisi Nyaris Diamuk Massa karena Diduga Peras Pengendara, Diamankan Aparat Lainnya

Seorang oknum polisi di Medang Sunggal nyaris diamuk massa karena diduga melakukan pemerasan kepada wanita pengendara motor.

KOMPAS.com/NURWAHIDAH
Ilustrasi polisi - Seorang oknum polisi di Medang Sunggal nyaris diamuk massa karena diduga melakukan pemerasan kepada wanita pengendara motor. 

TRIBUN-PAPUA.COM - Seorang oknum polisi di Medang Sunggal nyaris diamuk massa karena diduga melakukan pemerasan kepada wanita pengendara motor.

Peristiwa ini terjadi di Jalan Dr Mansyur, Kecamatan Medan Sunggal, tepatnya di depan Masjid Istiqamah, Kamis (11/11/2021).

Modus yang dipakai pelaku yakni tilang korban yang sedang berkendara.

Hal ini dijelaskan Kepala Lingkungan 9, Kelurahan Tanjung Rejo, Kecamatan Medan Sunggal, Budiman Sihombing.

Baca juga: Kesaksian AKBP Sukitman, Penemu Jenazah 6 Jenderal di Lubang Buaya G30S PKI

Baca juga: Agustina Hondau Korban Salah Tembak Saat TNI-Polri Sergap KKB, AKBP Sandi Sultan: Mohon Maaf

"Dengar informasi katanya dia (Polisi) mau nilang cewek itu," kata Budiman kepada Tribun-medan.com, Kamis (11/11/2021).

Ia mengatakan, saat ditilang korban dimintai sejumlah uang oleh pelaku, warga yang curiga melihat gerak gerik polisi itu langsung mendekatinya, dan hampir menghakimi polisi tersebut.

"Kata korban tadi polisi itu dia dari satlantas, mau menilang korban ini, katanya ada minta duit, wargalah yang mengamankan pelaku dan korban," tuturnya.

Sementara itu, Panji seorang warga yang berada di lokasi mengatakan, dirinya mendengar adanya keributan tadi.

Dan sempat mendengar adanya seorang polisi gadungan yang diamankan.

Baca juga: Ini Tugas Baru Letda Rudi Sipayung Usai Ditembak KKB di Distrik Gome Papua

"Tadi denger-denger ada polisi gadungan meras orang di jalan. Terus diamankan di bawalah polisi itu ke pos kamling," ujarnya.

Tak lama, seorang Provos dari kepolisian bernama Ipda R Nainggolan tiba dilokasi dan mengamankan polisi yang diduga gadungan itu.

"Iya dia memang anggota polisi, mau dia polisi atau bukan tetap kami proses. Ini kami bawa ke Polsek Sunggal," sebutnya.

Amatan Tribun-medan dilokasi kejadian, ratusan warga telah memadati lokasi kejadian.

Warga yang geram berteriak agar polisi tersebut dikeluarkan dari dalam pos kamling.

Lalu, sebuah mobil tiba dilokasi dan membawa polisi tersebut dan korban ke Polsek Sunggal untuk dilakukan pemeriksaan.

(cr11/tribun-medan.com)

Berita daerah lainnya
Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved