Breaking News:

Papua Terkini

Belasan Ribu Balita di Papua Barat Terancam Lumpuh Layu Akibat Tidak Ada Vaksin dari Pusat

Ribuan balita di Provinsi Papua Barat terancam mengalami lumpuh layu dikarenakan munisasi berjenis Bivalent Oral Polio Vaccine mengalami kekosongan.

Istimewa/ dok Puskesmas Sanggeng
salah sorang balita di Manokwari Papua Barat ketika mendapatkan imunisasi 

TRIBUNPAPUA.COM, MANOKWARI – Ribuan balita di Provinsi Papua Barat terancam mengalami lumpuh layu.

Hal itu dikarenakan munisasi berjenis Bivalent Oral Polio Vaccine (BOPV) mengalami kekosongan sejak Fabruari 2021 lalu.

Pengelola Program Imunisasi atau Vaksin, Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat Hendrik Marisan mengatakan pemberian vaksin BOPV bagi anak-anak sangat penting.

Apabila tidak diberikan maka, menurutnya para bayi akan terkena virus lumpuh layu.

Baca juga: Pertamina Jamin Stok BBM di Merauke Aman Hingga Natal dan Tahun Baru 2022

"Jika tidak diberikan dan anak-anak terkena virus lumpuh layu, otomatis Papua Barat bisa berstatus kejadian luar biasa (KLB)," kata Marisan, Senin (15/11/2021). 

Ia pun membeberkan pihaknya berkali-kali menyurati pemerintah pusat (Kementerian Kesehatan) namun belum terealisai.

"Mereka sudah tanggapi, namun sampai saat ini belum direalisasikan," ujarnya.

Baca juga: Stok Vaksin BOPV Kosong, Anak di Papua Barat Terancam Kena Virus Lumpuh Layu

Atas keterlambatan pengiriman vaksin, pihaknya belum bisa menjamin seluruh anak di Papua Barat, mendapatkan Imunisasi Dasar Lengkap (IDL). 

Pasalnya, waktu vaksinasi rutin bagi anak agar Papua Barat mencapai target IDL 93.6 persen di 2021, telah sempit.

"Saya rasa dengan waktu yang hanya satu bulan ini tidak mungkin teman-teman di lapangan bisa mencapai IDL," tuturnya. 

Baca juga: Presiden Jokowi Sampaikan Isi Hati saat Penutupan Peparnas XVI di Papua, Ini Curhatannya

Halaman
12
Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved