Peparnas XVI Papua
Bendera Kontingen Peparnas XVI Diturunkan, Doren Wakerkwa: Papua Tempat Ternyaman Bagi Atlet
Ketua Harian PB Peparnas Doren Wakerwa mengatakan, Peparnas rasanya terlalu cepat berlalu.
Penulis: Hendrik Rikarsyo Rewapatara | Editor: Paul Manahara Tambunan
Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Hendrik R Rewapatara
TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Pekan paralimpik nasional (Peparnas) XVI Papua telah usai dan secara resmi ditutup Presiden Joko Widodo pada Sabtu (13/11/2021).
Sekadar diketahui, pada Minggu (14/11/2021) telah dilaksanakan kegiatan penurunan bendera Peparnas XVI Papua, di Stadion Mandala, Kota Jayapura.
Ketua Harian PB Peparnas Doren Wakerwa mengatakan, Peparnas rasanya terlalu cepat berlalu.
“Ditempat yang sama, untuk kedua kalinya pada acara penurunan bendera Kontingen Kitong (kita) bisa baku dapat. Saya harap ini bukan akhir persahabatan kita, tapi awal kitong bisa baku dapa lagi di lain waktu,” Kata Doren dalam sambutanya, Minggu (14/11/2021).
Baca juga: Tantri Kotak: Papua Itu Indah
Dia mengatakan, juara sesungguhnya telah lahir dari tanah Papua karena nilai-nilai luhur sesama anak bangsa.
"Semua berjalan selalu junjung sportivitas, bahkan semuanya sejajar dipandang sama dan bukan diskriminasi," ujarnya.
Menurutnya, melalui Peparnas telah membuktikan bahwa Papua menjadi tempat terbaik dan ternyaman untuk para atlet, ofisial dan tamu yang datang.
"Melalui diri sendiri bahkan sebagai anak bangsa, kita bersama sudah membuktikan," jelasnya.
Baca juga: Waspada, Kawasan Pelabuhan Jayapura Akan Diguyur Hujan Ringan
Ia juga mengucapkan terima kasih sekaligus mohon maaf apabila dalam penyelenggaraan Peparnas terdapat kekurangan bagi para kontingen dari provinsi lain.
"Sampaikan salam dari kami masyarakat Papua, ceritakan pada keluarga, teman dan masyarakat akan keramah tamahan dan pesona Papua,” tutupnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/panggung-utama-peparnas.jpg)