Sabtu, 25 April 2026

Papua Terkini

Guna Pengembangan, Uncen Jayapura Bakal Fokus Lakukan Riset

Universitas Cenderasih (Uncen) Jayapura fokus melakukan riset atau penelitian guna pengembangan pendidikan dan sektor lainnya

Penulis: Musa Abubar | Editor: Roy Ratumakin
Tribun-Papua.com/Musa Abubar
Rektor Universitas Cenderawasih (Uncen), Apolo Safanpo. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Musa Abubar

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Universitas Cenderasih (Uncen) Jayapura fokus melakukan riset atau penelitian guna pengembangan pendidikan dan sektor lainnya.

Rektor Uncen Apolo Safanpo mengatakan sektor pengembangan diberbagai negara itu pengembangannya berbasis pada riset, karena pengembangannya menemukan hal-hal yang baru.

Menurut dia, untuk menemukan hal-hal yang baru dilakukan penelitian yang baik dan hasilnya dipakai untuk pengembangan.

Baca juga: Pesan Penting Menko PMK RI saat Kunjungi FT Uncen: Mahasiswa Papua Fokus Raih Masa Depan

Contoh, penelitian dibidang pertanian yang didapat yakninteknologinya, pupuknya, bibitnya semua lalu hasil penelitian itu diterapkan.

"Jadi hasil penelitian itu, pengembangannya kita terapkan didaerah kita, dan akan menjadi agen "of ekonomo kro" di wilayah kita,"kata Apolo kepada Tribun-Papua.com di Jayapura, Senin (15/11/2021).

Untuk itu, menurut dia, perguruan tinggi harus bekerja sama dengan pemerintah daerah karena perguruan tinggi punya sumber daya manusia yang banyak tapi tidak mempunyai sumber pembiayaan.

Sementara di pemerintah daerah baik itu kota maupun provinsi, mereka punya Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda).

Baca juga: Pemkab Jayapura Siap Sosialisasikan Pengembangan Kerajinan Masyarakat Kampung

"Dia punya anggaran tetapi jumlah orangnya yang terbatas, makanya dia harus kolaborasi dengan perguruan tinggi supaya bisa melakukan penelitian dengan baik dan hasilnya bisa dipakai untuk semua sektor,"katanya.

Demikian juga di Peguruan Tinggi, dosen harus melakukan riset-riset untuk penemuan-penemuan materi yang baru, untuk menemukan media-media pembelajaran yang baru, dan teknologi pembelajaran yang baru.

"Kalau tidak demikian maka kita akan stagnan dengan cara-cara konvensional, kita tidak akan berkembang," tambah dia. (*)

Sumber: Tribun Papua
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved