ypmak
Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK)

Internasional

35 Hari Menghilang, Pemimpin Korut Kim Jong Un Muncul Lagi ke Publik

Sejak Kim Jong Un memberikan pidato di sebuah pameran pertahanan, ia tidak muncul di publik dan itu adalah ketidakhadirannya yang terlama sejak 2014.

AFP/STR/KCNA MELALUI KNS
Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un berbicara dalam pertemuan Biro Politik Komite Sentral Komite Sentral Partai Buruh Korea (WPK) di Pyongyang. Foto diambil pada Sabtu (11/4/2020) dan dirilis Kantor Berita Pusat Korea (KCNA). 

TRIBUN-PAPUA.COM - Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un mengunjungi sebuah kota baru yang dibangun, sebagai penampilan publik pertamanya dalam lebih dari sebulan tak ada kabar.

Melansir Reuters pada Selasa (16/11/2021), kota di pegunungan utara Samjiyon saat ini dibangun menjadi pusat ekonomi besar-besaran, dan disebut sebagai "utopia sosialis" oleh para pejabat negara Korea Utara.

Kota itu berada di dekat Gunung Paektu, gunung suci tempat keluarga Kim Jong Un mengklaim akar keturunannya.

Menurut laporan media setempat, kota baru Korea Utara tersebut dilengkapi dengan apartemen, hotel, resor ski, serta fasilitas komersial, budaya dan medis.

Kim Jong Un telah melakukan beberapa kali kunjungan ke sana sejak 2018, dengan kantor berita resmi pemerintah, KCNA, menggembar-gemborkan kota baru tersebut sebagai "contoh peradaban modern" Korea Utara.

Baca juga: Dukung Dunia Pendidkan, Telkomsel Bantu 20 Komputer dan 10 Modem Orbit Bagi Uncen Jayapura

KCNA mengatakan perjalanan Kim Jong Un ke sana dimaksudkan untuk memeriksa tahap ketiga dan terakhir konstruksi, yang akan selesai pada akhir 2021 setelah penundaan yang disebabkan oleh sanksi internasional dan pandemi Covid-19.

KCNA tidak memberikan mempublikasikan tanggal persisnya kunjungan Kim Jong Un, tetapi itu adalah laporan aktivitas publik pertama pemimpin Korea Utara selama 35 hari.

Sejak Kim Jong Un memberikan pidato di sebuah pameran pertahanan, ia tidak muncul di publik dan itu adalah ketidakhadirannya yang terlama sejak 2014.

Hilangnya pemimpin muda yang tertutup dari media pemerintah sering memicu spekulasi tentang kesehatan atau keberadaannya.

Baca juga: Ini Kondisi Terkini Briptu Keny Carlos Korban Penembakan KKB

Badan intelijen Korea Utara mengatakan akhir Oktober bahwa Kim Jong Un tidak memiliki masalah kesehatan.

"Dia mengatakan Samjiyon telah berubah menjadi contoh kota modern pegunungan di bawah sosialisme dan standar pembangunan pedesaan berkat perjuangan gigih para pekerja, meskipun lingkungan utara tidak menguntungkan," kata KCNA.

Kim Jong Un mengatakan membangun kota baru memberikan pengalaman dalam konstruksi, desain, dan teknologi yang akan mendorong pertumbuhan ekonomi kota tersebut ke wilayah lain.

Kota baru Korea Utara itu adalah salah satu inisiatif terbesar yang diluncurkan Pyongyang sebagai bagian dari dorongan Kim Jong Un untuk ekonomi "mandiri", ketika negara itu menghadapi sanksi internasional atas program nuklir dan rudalnya.

Baca juga: Jubir TPNPB-OPM: Pimpinan Aple Kobogau & Aven Kobogau Bakar Rumah Sakit dan Pos TNI

Hampir 2 tahun setelah menutup perbatasan untuk mencegah penyebaran Covid-19, Korea Utara baru-baru ini melanjutkan pengiriman kargo kereta api dengan China, tanda terbaru bahwa mereka dapat segera membuka kembali perbatasan. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kim Jong Un Muncul Lagi ke Publik Setelah 35 Hari Tak Ada Kabar",

Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved