Breaking News:

Papua Barat Terkini

Lepas dari Rombongan, Seekor Hiu Paus Terdampar dalam Kondisi Lemas di Tunas Gain Fakfak

Seekor Hiu Paus berukuran sembilan meter, ditemukan terdampar di perairan depan Kampung Tunas Gain, Distrik Fakfak Timur, Kabupaten Fakfak.

Istimewa
Seekor Hiu Paus berukuran sembilan meter, ditemukan terdampar di perairan depan Kampung Tunas Gain, Distrik Fakfak Timur, Kabupaten Fakfak, Papua Barat. 

Laporan Wartawan TribunPapuaBarat.com, Safwan Ashari Raharusun

TRIBUN-PAPUA.COM, FAKFAK - Seekor Hiu Paus berukuran sembilan meter, ditemukan terdampar di perairan depan Kampung Tunas Gain, Distrik Fakfak Timur, Kabupaten Fakfak, Papua Barat.

Kejadian itu, baru diketahui masyarakat setempat sekira pukul 07.00 WIT.

Seorang warga Kampung Tunas Gain Abdul Rahim mengatakan, masuknya Hiu Paus itu awalnya tidak diketahui oleh masyarakat setempat.

Baca juga: Hiu Paus Sepanjang 10 Meter Ditemukan Mati Mengapung di Perairan Raja Ampat

Diperkirakan, spesies yang dilindungi itu terdampar di perairan Tunas Gain, sejak pukul 03.00 WIT.

"Hanya masyarakat baru tahu saat air laut surut pada pagi hari," ujar Rahim, saat dihubungi TribunPapuaBarat.com, Selasa (16/11/2021).

Mendengar adanya Hiu Paus di pantai, sontak membuat heboh masyarakat di Kampung Tunas Gain, Fakfak Timur.

Ia menuturkan, membuat masyarakat serentak berbondong-bondong datangi pantai untuk menyaksikan kejadian langkah itu.

"Memang kondisinya belum mati, namun sudah dalam posisi lemas dan tidak bisa bergerak," tuturnya.

Melihat kondisi yang sudah tak bisa bergerak, masyarakat di wilayah itu langsung melaporkan ke kantor Distrik Fakfak Timur.

Setelah dilaporkan, para petugas dari Polsek Fakfak Timur, kembali dan bergotongroyong untuk menggeser kepala Hiu Paus itu menghadap laut.

Baca juga: Warga Selamatkan Hiu Paus yang Terdampar Lemas di Pulau Buru, Ditarik ke Laut Pakai Speedboat

Karena air sudah pasang, masyarakat dan petugas langsung mendorong badan Hiu Paus itu ke laut.

"Memang kondisi badan Hiu Paus itu sudah sangat lemas, karena tidak bisa bergerak lebih aktif," ucap Rahim.

Proses mendorong badan Hiu Paus oleh masyarakat dan petugas ke laut sekira pukul 12.00 WIT.

"Sampai sekarang kita belum bisa pastikan dia selamat atau tida, karena terakhir didorong ke laut kondisinya memang lemas," pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved