Breaking News:

Covid 19 Papua Barat

Papua Barat Antisipasi Gelombang Ketiga Covid-19, Satgas Provinsi: Harus Waspada

Satgas Covid-19 Provinsi Papua Barat, mulai mengajak semua pihak untuk bersama-sama mengantisipasi corona gelombang ketiga

TribunPapuaBarat.com/Safwan Raharusun
Suasana ketika para petugas hendak melakukan penanganan di ruangan isolasi pasien Covid-19, RSUD Provinsi Papua Barat. 

Laporan Wartawan TribunPapuaBarat.com, Safwan Ashari Raharusun

TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Satgas Covid-19 Provinsi Papua Barat, mulai mengajak semua pihak untuk bersama-sama mengantisipasi corona gelombang ketiga.

Pasalnya, akhir-akhir ini sejumlah negara lain telah mengalami peningkatan kasus Covid-19.

Demikian disampaikan Juru bicara Satgas Covid-19 Papua Barat dr Arnold Tiniap ketika ditemui Tribun-Papua.com di halaman Kantor Gubernur Papua Barat.

Baca juga: Info CPNS 2021: Cek Materi Pokok SKB hingga Link Download Kisi-kisi Soal Ujian

Tiniap mengatakan, wilayah Asia Tenggara ada Indonesia, yang mana sangat dekat dengan negara yang tren kasus mulai meningkat.

"Kita memang sudah harus waspada karena harus belajar dari tahun sebelumnya, yang terjadi kenaikan tiba-tiba,"kata Tiniap kepada TribunPapuaBarat.com, Kamis (18/11/2021).

Walaupun tren peningkatan kasus Covid-19 tidak serentak melonjak, namun muncul dulu di wilayah satu kemudian merembes ke wilayah yang lain.

Baca juga: Cocok Dibagikan di Media Sosial, Ini Kumpulan Ucapan Hari Natal Berbahasa Inggris dan Indonesia

"Virus Covid-19 ini mengikuti pergerakan manusia, jadi apa yang disampaikan Kementerian Kesehatan, memang harus menjadi kewaspadaan kita semua,"ujarnya.

Apalagi, saat ini Indonesia dan bahkan Papua Barat, sudah membuka akses transportasi dari suatu wilayah.

Jika semakin tinggi pergerakan manusia, maka otomatis potensi penularan pun ikut menyesuaikan.

Sebab, virus Covid-19 ini menular dari suatu tempat ke yang lain, sesuai dengan pergerakan manusia.

Baca juga: Penjual Ikan Asar di Hamadi Alberthus Wanggai Ingin Menjadi Agen BRILink

Sehingga, pihaknya meminta agar pemerintah harus lebih konsisten dalam menerapkan aturan yang telah dikeluarkan. Penetapan status wilayah pun harus konsisten sesuai.

"Jangan sampai status level tiga atau empat, tapi perilaku masyarakat macam level satu,"katanya

"Sudah saatnya, aktivitas dan izin masuk keluar orang di Papua Barat, harus menyesuaikan dengan status wilayahnya,"tambah Tiniap.(*)

Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved