Breaking News:

Papua Terkini

Pemerintah Alokasikan Anggaran PEN Untuk Papua Sebesar Rp 744,77 Triliun

Pemerintah Pusat tengah mengalokasikan anggaran Pemulihan Ekonomi Nasional khusus untuk Provinsi Papua sebesar Rp744,77 triliun

Penulis: Musa Abubar | Editor: Roy Ratumakin
Tribunnews
ILUSTRASI - Pemerintah Pusat tengah mengalokasikan anggaran Pemulihan Ekonomi Nasional khusus untuk Provinsi Papua sebesar Rp744,77 triliun. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua, Musa Abubar

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Pemerintah Pusat tengah mengalokasikan anggaran Pemulihan Ekonomi Nasional khusus untuk Provinsi Papua sebesar Rp744,77 triliun.

Data yang diterima Tribun-Papua.com, Sabtu (20/11/2021) dari Kantor Wiiayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Papua, Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang ada di Provinsi Papua, dalam APBN 2021 pemerintah menganggarkan total dana sebesar Rp744,77 triliun untuk dana PEN sampai terakhir direvisi, direkofusing dan sebagainya.

Baca juga: KKSS Papua Barat Gelar Muswil III, Warga Sulawesi Diminta Beradaptasi

Sesuai data itu, anggaran senilai Rp744,77 triliun itu mencakup biaya untuk kesehatan, penanganan Covid-19 dan PEN di wilayah provinsi.

Untuk wilayah Provinsi Papua sampai dengan 12 November hingga 31 Oktober 2021.

Belanja PEN dari sektor kesehatan, yakni realisasi pembayaran data spasial klaim pasien mencapai Rp225,86 miliar dibayarkan kepada 3.158 pasien dan 22 rumah sakit yang tersebar di Provinsi Papua.

Kemudian, pembayaran insentif tenaga kesehatan sebesar Rp33,54 miliar kepada 4.890 tenaga kesehatan yang tersebar di 35 fasilitas kesehatan.

Anggaran itu juga digunakan untuk membiayai program perlindungan sosial yakni Program Keluarga Harapan (PKH), untuk Provinsi Papua biaya PKH sebesar Rp79,23 miliar untuk 52.037 Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Lalu, bantuan sosial (bansos) berupa sembako sebesar Rp171,19 miliar untuk 306.148 KPM.

Baca juga: Organisasi Papua Merdeka Klaim Tewaskan 4 Prajurit dalam Kontak Senjata di Intan Jaya

Kemudian, bansos tunai senilai Rp78,89 miliar untuk 71.473 KPM.

Selanjutnya, pembiayaan untuk program prakerja sebesar Rp346,61 miliar untuk 97.637 peserta.

"Posisi anggaran dalam negara kita dalam APBN  untuk PEN dan Covid-19 Rp744,77 triliun seper tiga dari Belaja Negara kita," kata Kepala Kantor Wiiayah Ditjen Perbendaharaan Provinsi Papua, Burhani AS kepada awak media, Kamis (18/11/2021). (*)

Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved