Breaking News:

KKB Papua

Diduga Dapat Pasok Senjata dari PNG, KKB Pimpinan Tendius Gwijangge Lawan TNI-Polri

Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Tendius Gwijangge diduga mendapat pasokan amunisi dan senjata api dari Papua Nugini (PNG).

Editor: Roy Ratumakin
Tribun-Papua.com/Roy Ratumakin
Pangdam XVIII/Cenderawasih Mayjen TNI Ignatius Yogo Triyono merilis 5 pucuk senjata api serta amunisi yang disita dari dua anggota KKB Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua, baru-baru ini. KKB mendapat senjata tersebut dari Bougenville, Papua Nugini. 

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURAKelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Tendius Gwijangge diduga mendapat pasokan amunisi dan senjata api dari Papua Nugini (PNG).

Dandim 1715 Yahukimo Papua Letkol Inf Cristian Irreuw, mengatakan senjata tersebut digunakan saat kontak tembak dengan anggota TNI di Suru-Suru, Kabupaten Yahukimo, Papua.

"Memang ada indikasi KKB mendapat pasokan dari PNG sehingga kontak tembak cukup lama, seperti yang terjadi di Koramil Persiapan Suru-Suru, Sabtu (20/11)," kata Cristian dikutip dari Tribunnews, Minggu (21/11/2021).

Baca juga: Baru Jadi Panglima TNI, Jenderal Andika Akui Tak Kaget Sertu Ari Baskoro Gugur di Tangan KKB

Dia mengatakan, kontak tembak di Suru-Suru dilaporkan berlangsung dari pukul 06.00 WIT hingga pukul 12.00 WIT.

Diketahui penyerangan KKB terhadap Koramil Suru-Suru, Sabtu pagi, menyebabkan satu personel TNI meninggal dunia dan seorang lainnya terluka.

Kontak tembak cukup lama namun belum diketahui jumlah serta kekuatan senjata yang digunakan saat itu.

Dan apakah kedua korban tertembak saat itu berada di koramil atau di luar juga belum dapat dipastikan.

"Saya sudah minta anggota koramil membuat laporan lengkapnya," katanya.

Dandim menambahkan bahwa dari informasi yang diterima senjata api dan amunisi KKB itu dibeli dari hasil menjual emas hasil pendulangan.

Baca juga: 6 WNA China Tanpa Paspor Ditangkap di Waropen Papua

Menurut dia, di Kabupaten Yahukimo memang ada beberapa lokasi pendulangan emas.

Halaman
123
Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved