Breaking News:

Info Mimika

Harga Cabai Rawit di Pasar Sentral Timika Rp 80 Ribu. Tapi Harga Tomat Paling Murah

Kalau cabai keriting relatif murah, harganya Rp 65 ribu per kilogram. Kurangnya petani cabai di Timika, makanya harus didatangkan dari luar

Penulis: Marselinus Labu Lela | Editor: M Choiruman
Tribun-Papua
PEDAGANG CABAI - Yudi, salah seorang pedagang di Pasar Sentral Timika saat menunggu dagangannya, Selasa (23/11/2021). 

Laporan reporter Tribun-Papua.com, Marselinus Labu Lela

TRIBUN-PAPUA.COM, TIMIKA-Harga cabai rawit di Pasar Sentral, Timika Rp80 ribu per kilogram yang dijual para pedangang. Harga cabai ini relatif naik dan bahkan bisa tembus di harga Rp 90 ribu lebih.

Hal ini dikarenakan cabai rawit ini didatangkan dari luar Kota Timika (kiriman) biasanya dari Makassar, dan Jayapura yang dikirim dengan pesawat.

Bupati Yahukimo, Didimus Yahuli Sebut Aksi KKB Bikin Warga Suru-suru Mengungsi ke Hutan

"Kalau cabai keriting relatif murah, harganya Rp 65 ribu per kilogram. Kurangnya petani cabai di Timika, makanya harus didatangkan dari luar," ungkap Yudi, pria asal Jawa Tengah, Semarang kepada Tribun-Papua.com, Selasa (23/11/2021).

Ia mengatakan, selain cabai, harga tomat sebesar Rp15 ribu per kilogram dan bawang merah dan putih Rp 35 per kilogram.

Baca juga: Ini Sederet Harga Bapok dan Bumbu Dapur di Merauke Menjelang Natal  

"Kalau harga cebai menjelang natal dan tahun baru relatif sama dan tidak naik signitifan. Hanya kurangnya daya beli dari masyarakat sehingga penghasilan didapat tidak maksimal," ucapnya.

Ia berharap, semoga jelang Nataru pasokan cabai banyak sehingga harganya tidak melambung tinggi.

"Jadi mahalnya cabe tergantung pada pengiriman dan biaya pengiriman. Karena harus disesuaikan dengan keuntungan yang didapat," ujar Yudi. (*)

Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved