Breaking News:

Covid19 Papua Barat

Kejar Herd Immunity, ASN dan Honorer di Manokwari Wajib Vaksin

Siapapun yang mendapatkan kesempatan untuk bekerja di pemerintahan Kabupaten Manokwari, harus mendukung program vaksinasi.

Tribun-Papua.com/Safwan A Raharusun
Pelaksanaan vaksinasi bagi para ASN dan Honorer di lingkungan pemerintah Kabupaten Manokwari, Papua Barat. 

Laporan Wartawan TribunPapuaBarat.com, Safwan Ashari Raharusun

TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Guna mengejar target herd immunity, sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pegawai di lingkungan pemerintah Kabupaten Manokwari, Papua Barat, kembali mengikuti vaksinasi Covid-19.

Bupati Manokwari Hermus Indou mengatakan, kegiatan ini ditujukan untuk ASN dan honorer di Pemkab Manokwari.

"Sebelum kita ajak masyarakat untuk vaksin, harus dari lingkungan pemerintah lebih dulu jadi contoh," ujar Indou, kepada sejumlah awak media, Selasa (23/11/2021).

Sehingga, siapapun yang mendapatkan kesempatan untuk bekerja di pemerintahan Kabupaten Manokwari, harus mendukung program vaksinasi.

Baca juga: 9 Orang Diringkus dari Asrama Mahasiswa Terkait Penyerangan Posramil Kisor Maybrat

Ia menuturkan, pelaksanaan vaksinasi ini juga ditujukan untuk mempercepat target 70 persen di akhir Desember.

"Kegiatan ini dilakukan secara maraton, dan akan terus berlanjut hingga ke masyarakat," tuturnya.

"Setelah di sini, kita akan turun jemput bola di sejumlah titik di Manokwari,"

Jika ada ASN dan pegawai di Manokwari, belum mengikuti vaksin maka pihaknya akan tetap memberikan sangsi.

"Jadi, kalau tidak vaksin otomatis dia mereka punya gaji, TPP dan lainnya akan ditahan," tegas Indou.

Baca juga: Kontak Tembak 6 Jam, Tendius Gwijangge Gembong KKB Papua yang Tewaskan Sertu Ari di Yahukimo

Sebab, langkah yang dilakukan berupa sangsi ini adalah untuk pelajaran, sehingga harus menjadi contoh bagi masyarakat.

"Kita di Pemkab Manokwari sudah sekitar 70 persen telah mengikuti vaksinasi," ucapnya.

Baca juga: Mengenang Alfredo Vera dan Eksodus Pemain Persipura Medio 2016, Kini Dipanggil Pulang

"Kita kejar yang sisa kurang lebih 30 persen, untuk bisa capai 100 persen vaksin," pungkasnya.(*)

Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved