Breaking News:

Papua Terkini

BWS Papua Merauke Menjaga Konservasi Air Tanah dan Air Baku

Balai Wilayah Sungai (BWS) Papua menggelar bimtek operasi dan pemeliharaan air tanah dan air baku

Istimewa
Kepala BWS Papua Merauke, Yulianus M. Mambrasar pose bersama PPK dan peserta bimtek di Hotel Halogen Merauke, Papua, Selasa (23/11/2021). 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Hidayatillah

TRIBUN-PAPUA.COM, MERAUKE - Balai Wilayah Sungai (BWS) Papua Merauke melalui Satker Operasi dan pemeliharaan  SDA Papua Merauke menggelar bimtek operasi dan pemeliharaan air tanah dan air baku pada kegiatan PPK operasi dan pemeliharaan sumber daya air I di Hotel Halogen Merauke, Papua, Selasa (23/11/2021). 

Kontak Tembak 6 Jam, Tendius Gwijangge Gembong KKB Papua yang Tewaskan Sertu Ari di Yahukimo

Kepala BWS Papua Merauke, Yulianus M. Mambrasar mengatakan, bimtek dilaksanakan sesuai aturan dan kebutuhan BWS Papua Merauke. 

Oleh karenanya, peserta harus memberikan masukan dan memprogramkan pemeliharaan rencana air tanah dan air baku.

Baca juga: Presiden Jokowi Murka terhadap OPM: Sikat Kelompok Ini, Mereka Tidak Punya Tempat di Republik Ini

“Kita menata kembali suatu sistem tatanan terkait dengan petugas. Ini sangat penting. Kita memikirkan bagaimana menjaga dan melakukan konservasi, perawatan air tanah dan air baku yang menjadi kewenangan kita,” tutur Yulianus. 

Dikatakan, wilayah kerja BWS Papua Merauke meliputi 13 kabupaten dataran yang menangani rawa dan gunung. Tentu air tanah dan air baku menjadi sangat penting.

“Beberapa kabupaten daerah rawa memiliki potensi air baku sangat  tinggi. Merauke dengan segala kekhususannya, kemudian Asmat, Boven Digoel, dan Mappi  daerah rawa yang cukup besar dan menjanjikan,” ungkapnya. 

Baca juga: Lagi, Pemilik Hak Ulayat Tutup Jalan Menuju Kantor Dinas Perikanan Merauke

Dia menegaskan, BWS Papua Merauke harus mampu menata kembali sistem air tanah dan air baku untuk memenuhi kebutuhan air masyarakat. 

Selain itu, dapat dimanfaatkan secara baik untuk kebutuhan irigasi maupun air baku hingga dikembangkan menjadi sistem pengolahan air minum. (*)

Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved