Breaking News:

Papua Terkini

Soal Kenaikan UMK di Mimika Rencana Ditetapkan Pada 30 November 2021

Kenaikan Upah Minimum Kabupaten (UMK) rencananta akan ditetapkan pada Selasa (30/11/2021).

Penulis: Marselinus Labu Lela | Editor: Musa Abubar
Tribun-Papua.com/Marselinus Labu Lela
Sekretaris Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Mimika, Santy Sondang. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com,Marselinus Labu Lela

TRIBUN-PAPUA.COM,TIMIKA- Kenaikan Upah Minimum Kabupaten (UMK) rencananta akan ditetapkan pada Selasa (30/11/2021).

Namun mengenai besaranya upah ynag ditetapka masih menunggu pembahasan bersama dewan pengupahan, asosiasi, dan serikat pekerja buruh.

Baca juga: KKB Egianus Kogoya Diduga Merapat ke Distrik Suru-suru, Membuat Situasi Semakin Mencekam

Kenaikan UMK tidak mesti naik bersamaan dengan kenaikan Upah Minimun Provinsi (UMP) yang telah lebih dulu ditetapkan pada 20 November 2021 lalu.

"Besaran UMK, saya tidak bisa katakan saat ini. Semuanya mengacu pada rapat dewan pengupahan,”kata Sekretaris Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Mimika, Santy Sondang kepada Tribun-Papua.com diruang kerjanya,Rabu(24/11/2021).

Baca juga: Video Viral Pengendara Moge Cekcok dengan Sopir Truk di Jalan Pantura, Sebabkan Kemacetan 1 Km

Ia mengatakan, rapat dewan pengupahan direncanakan dalam waktu dekat dan dipimpin oleh Kepala Dinas.

Rapat ini bertujuan untuk menetukan nilai UMK mengacu pada data sebagai data.

"Data ini salah satu contohnya adalah data inflasi dan pertumbuhan ekonomi pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 36 dan ditetapkan jadi UMK,"ujarnya.

Lanjut dia, perlu kita ketahui bahwa, kenaikan UMK hanya bagi para pekerja masa kerjanya dibawa satu tahun.

Baca juga: Uncen Mewisuda 1.200 Mahasiswa-Mahasiswa Secara Offline Masa Pandemi

"Kalau diatas satu tahun harus sesuai struktur skala upah,”katanya.

Dia menyebutkan, di Mimika sendiri masih ada pengusaha yang membayar upah dibawa UMK/ tidak sesuai.Harusnya, pihak buruh melaporkan ke Disnaketrans.

"Upah ini harus dibayar oleh pengusaha meliput melalui benerapa komponen misalnya, masa kerja, keahlian,"katanya.

Baca juga: Seorang Ibu Ditemukan Tewas dan Anaknya Kritis, Polisi: Pelaku Bukan Orang Jauh

Ia menambahkan, jika kenaikan UMP dari Kemendagri, maka akan naik 1,09 persen. Dan kalau UMP Provinsi sebesar 1,29 persen.

“Dulu kan UMP didasari oleh UUD cipta kerja.Dan masih menggunakan PP 78 tahun 2015. Namun saat ini sudah mengacu kepada PP 31 2021 tentang pengupahan,”tambah dia.(*)

Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved