Breaking News:

Papua Terkini

Kasus Malaria di Papua Tak Sampai 20 Selama PON dan Peparnas

Koordinator Program Malaria Dinas Kesehatan Papua, Silas Mabui mengatakan, cakupan kasus malaria yanh terjadi pada saat PON dan Peparnas tidak naik.

Tribun-Papua.com/Hendrik Rewapatara
Koordinator Program Malaria Dinas Kesehatan Papua, Silas Mabui. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Hendrik R Rewapatara

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Pelaksanaan Indoor Residual Spraying (IRS) dan Multidimensional Scaling (MDS) Malaria menjelang hingga usainya PON XX dan Peparnas XVI berjalan baik.

Koordinator Program Malaria Dinas Kesehatan Papua, Silas Mabui mengatakan, cakupan kasus malaria yanh terjadi pada saat PON dan Peparnas tidak naik.

"Cakupan kasus malaria selama pelaksanaan event empat tahunan tersebut tidak naik, tapi di bawah angka 20," kata Silas kepada Tribun-Papua.com, di Kantor Dinas Kesehatan Provinsi Papua, Kota Jayapura, Kamis (25/11/2021).

Baca juga: Kecewa Implementasi Otsus, Ini Maksud Lukas Enembe Menarik Mahasiswa Papua Penerima Beasiswa

Angka dibawa 20 tersebut terdiri dari; Kabupaten Mimika terdapat 7, Kabupaten Merauke nol kasus, Kabupaten Jayapura satu kasus dan Kota Jayapura 5 Kasus.

"Kami berikan apresiasi yang sangat luar biasa dari masyarakat untuk menggunakan kelambu, atau sakit bisa datang lakukan pemeriksaan dan pengobatan," ujarnya.

Baca juga: Pukul Wasit dan Berkata Kasar Penyebab Todd Rivaldo Ferre Dilarang Bermain 1 Tahun

Ia juga mungacapkan terima kasih kepada masyarakat, Pemerintah dan Dinas Kesehatan serta semua lintas sektor yang telah bersama-sama membantu Progran malaria, terkait dengan pelaksanaan PON dan Peparnas --sehingga tamu bisa kembali ke daerahya dalam keadaan sehat. (*)

Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved