Breaking News:

Papua Terkini

Kegiatan Presisi Berbasis Projek, Lea Ansanay: Kegiatan Mengajar Menjadi Terstruktur

Kegiatan Penguatan Karakter Siswa Mandiri Melalui Kreasi Seni (Presisi), membantu guru bekerja secara terstruktur. Hal ini dikatakan Lea Ansanay.

Tribun-Papua.com/Tirza Bonyadone
Dalam rangkah memperingati Hut Keanggotaan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) dan Hari Guru Nasional, SMA N 2 JAYAPURA mengadakan Apresiasi Karya Presisi dan Pentas Seni Smanda 2021. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Tirza Bonyadone

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum SMA Negeri 2 Jayapura Lea Ansanay (48), mengungkapkan kegiatan Penguatan Karakter Siswa Mandiri Melalui Kreasi Seni (Presisi), membantu guru bekerja secara terstruktur.

Para guru tidak lagi bekerja sendiri-sendiri, namun adanya kolaborasi antar mata pelajaran.

Baca juga: Kisah Esterlino Neno, 7 Tahun Jadi Guru Honorer di Daerah Perbatasan Indonesia - PNG

"Terpenting di sini bukan guru yang menonjol, melainkan para peserta didiknya yang dapat memanfaatkan sumber daya disekitar mereka. Agar dapat menjadi sumber belajar juga," ungkapnya saat diwawancarai Tribun-Papua.com, Kamis (25/11/2021).

Nantinya, Lea sapaan akrabnya menjelaskan, ini bisa menjadi bekal pembelajaran di masa mendatang.

"Kita berharap bahwa berbagai kemampuan yang dimiliki anak-anak dapat menciptakan lapangan pekerjaan, bahkan bisa membiayai diri mereka lewat apa yang dibuat," katanya.

Untuk itu, dengan adanya kegiatan Presisi diharapkan para siswa dapat berpikir satu langkah ke depannya.

Baca juga: Melalui Presisi Pembentukan Karakter dari Karya Seni Bisa Dilakukan

"Harus dipacuh terus, karena ini bisa membantu mereka untuk tahu bila ingin berkuliah jurusan apa sudah ada strategi," tegasnya wanita berdomisili Dok V Atas, Jalan Macan Tutul, Jayapura Utara, Kota Jayapura.

Sementara itu, tugas bapak ibu guru di saat ini hanya sebagai pengarah untuk bimbingan karier anak.

"Itu fungsinya Guru Bimbingan Konseling yang mengarahkan dan saling berkoordinir atas apa saja, kemauan anak-anak saat ini minatnya di mana," pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved