Breaking News:

Polisi Sebut Pelaku Pembunuhan Bocah 10 Tahun Kecanduan Video Dewasa, Banyak Disimpan di Ponsel

Kepolisian Resor Kota Bandung, Jawa Barat telah menangkap pelaku pembunuhan, yakni DND (17), yang masih berstatus sebagai pelajar kelas XII SMA.

Editor: Claudia Noventa
ntmcpolri.info
ILUSTRASI - Kepolisian Resor Kota Bandung, Jawa Barat telah menangkap pelaku pembunuhan, yakni DND (17), yang masih berstatus sebagai pelajar kelas XII SMA. 

TRIBUN-PAPUA.COM - Pelaku pembunuhan bocah 10 tahun yang ditemukan tewas dalam karung dengan kondisi mulut serta tangan ditutup dan diikat menggunakan lakban ternyata kecanduan video porno.

Diketahui, Kepolisian Resor Kota Bandung, Jawa Barat telah menangkap pelaku pembunuhan, yakni DND (17), yang masih berstatus sebagai pelajar kelas XII SMA.

DND merupakan tetangga korban yang tinggal di kawasan Kecamatan Pacet, Kabupaten Bandung.

Baca juga: Pembunuh Bocah 10 Tahun Tetangga Sendiri yang Masih SMA, Pelaku sempat Pura-pura Ikut Cari Korban

Baca juga: 2 Anak Jalanan Rampok Minimarket, Gasak Uang Rp 10 Juta yang Rencananya Digunakan untuk Menikah

Kapolresta Bandung Komisaris Besar Hendra Kurniawan mengatakan tindakan bejat tersebut dipicu kebiasaan korban yang kerap menonton video porno.

Polisi bahkan menemukan ada banyak koleksi video porno di ponsel pelaku.

"Pelaku sering melihat video porno. Adapun motif pembunuhan itu karena pelaku tidak ingin terungkap siapa yang melakukan kegiatan pencabulan tersebut," ucap Hendra dalam jumpa pers di Bandung, Kamis (25/11/2021).

Untuk memperkuat bukti tindakan bejat pelaku, polisi akan melakukan tes DNA.

Polisi akan mencocokan sampel pelaku dengan sperma yang ditemukan di tubuh korban.

"Pelaku memang mengakui melakukan perbuatan tersebut dan kemudian menghabisi nyawa korban," kata Hendra.

Baca juga: Pelaku Pencabulan Pacarnya di Kamar Mandi Ditetapkan Sebagai Tersangka

Atas perbuatannya, pelaku dijerat pasal berlapis, yakni Pasal 340 KUHP dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara atau seumur hidup.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved