Breaking News:

Papua Terkini

Satgas Yonif 123/Rajawali Bantu Persalinan Mama Kristin di Pondok Pinggir Hutan

atuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) dan Papua New Guinea (RI-PNG) Yonif 123/Rajawali Pos Yakyu membantu proses persalinan

Penulis: Hidayatillah | Editor: Musa Abubar
Istimewa
Suasana Satgas Yonif 123/Rajawali Membantu proses persalinan darurat mama Papua, Kristin di hutan Yakyu, Kampung Rawabiru, Distrik Sota, Merauke, Papua. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Hidayatillah

TRIBUN-PAPUA.COM, MERAUKE - Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas)yang bertugas di Perbatasan RI-Papua Sota, Yonif 123/Rajawali Pos Yakyu membantu proses persalinan darurat mama Papua, Kristin, Senin (22/11/2021) petang.

Istri dari Tomas, warga Yakyu ini melahirkan anak ke 3 berjenis kelamin laki-laki di tempat singgah sementara saat dalam perjalanan menuju hutan Yakyu, Kampung Rawabiru, Distrik Sota, Merauke, Papua.

Baca juga: 11 Tahun Honor, Guru Bagus Basuki Menyatu Dengan Alam Papua

Hal tersebut dibenarkan Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif 123/Rajawali Letkol Inf Goklas P. Silaban ketika dikonfirmasi di Pos Kotis Bupul 1, Distrik Eligobel, Merauke.

“Ya, salah satu Pos kami yang berada di Pos Yakyu Kampung Rawabiru dengan sigap merespon untuk membantu proses Persalinan ibu Kristin saat hendak kehutan bersama suaminya,"kata Dansatgas dalam rilis yang diterima Tribun-Papua.com, Kamis (25/11/2021).

Baca juga: Cengkeh Punya 7 Manfaat Penting untuk Tubuh, Mencegah Kanker hingga Bantu Proses Kepadatan Tulang

Dia menjelaskan, proses persalinan dilaksanakan di tempat singgah (pondok) yang hanya beratapkan terpal.

“Bayinya terlahir dengan selamat walaupun perlengkapan yang kami miliki sangat terbatas,” ujarnya.

Dansatgas mengungkapkan kronologinya, Senin (22/11/2021) pukul 08.15 WIT, seorang warga Yakyu datang ke Pos melaporkan bahwa ada yang mau melahirkan di Pondok yang letaknya dipinggiran hutan.

Baca juga: Kabid Humas : Selain Operazi Zebra, Polisi Imbau Pencegahan Covid-19

Saat itu, Kristin didampingi oleh 2 orang warga berteriak histeris karena terjadi kontraksi pada perutnya yang sedang hamil usia tua.

“Setelah kami terima laporan dari warga, dengan sigap saya beserta anggota kesehatan Pos Yakyu menuju pondok tersebut,”kata Danpos Yakyu, Letda Darwin Simanullang.

Baca juga: TNI Tambah 50 Personel untuk Perkuat Koramil Suru-suru di Yahukimo setelah Penyerangan KKB

Personel Satgas Pamtas pun membawa perlengkapan kesehatan yang dimiliki untuk membantu proses persalinan.

Jarak tempuh menuju RT 3 Yakyu sangat jauh dari Puskesmas dan harus melintasi rawa sepanjang 30 Kilometer.

“Menggunakan ketinting (perahu kecil) jadi satu-satunya yang bisa diharapkan warga ketika meminta bantuan kepada anggota Pos Yakyu Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 123/RW,”tambah Danpos.(*)

Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved